Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sulut · 19 Mar 2023 14:15 WITA ·

Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Pengarahan Menko Polhukam


Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Pengarahan Menko Polhukam Perbesar

MANADO|SULUTNEWS.COM– PANGDAM XIII/Merdeka Mayjen TNI Denny Tuejeh menghadiri pengarahan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam acara tatap muka dengan tokoh masyarakat dan pihak terkait untuk membahas Pemilu dan Pilkada 2024 yang di gelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Sabtu malam (18/3/2023).

Dalam pengarahannya Menko Polhukam menjelaskan, “sekalipun MPR ingin melakukan perubahan konstitusi, akan sangat susah, sebab untuk mengubah konstitusi harus dihadiri oleh sekurangnya 2/3 anggota MPR”.

“Kalau enggak sampai 2/3 di sidang itu, maka sidang MPR tidak sah, tidak ada kekuatan hukum maupun politik yang dapat menunda jadwal Pemilu 2024“, tegasnya.

Mahfud juga menambahkan “Satu-satunya cara untuk mengubah jadwal pemilu adalah mengamandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, karena MPR atau DPR tidak bisa membuat UU mengubah jadwal pemilu,” kata Mahfud.

Menkopolhukam juga menjelaskan bahwa, jadwal teknis pemilu itu memang di undang-undang. “Tapi jadwal definitif, periodik, itu adalah muatan konstitusi. Tidak bisa diubah oleh UU maupun oleh pengadilan, harus pembuat konstitusi,” paparnya.

“Oleh karena itu, pilihan terbaiknya adalah tetap melaksanakan pemilu sesuai jadwal,” tukasnya.

Dalam acara yang bertajuk “Malam Bacarita Deng Menko Polhukam RI”, Tema yang diusung adalah “Menjaga Harmoni Kebhinnekaan Untuk Mewujudkan Pemilu dan Pilkada yang Demokratis”.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengungkapkan dengan kehadiran Menko Polhukam mudah-mudahan bisa menambah pemahaman dan persatuan masyarakat Provinsi Sulut dalam penyelenggaraan Pemilu serentak di tahun 2024.

Olly juga menambahkan “Kebhinekaan dan kondisi masyarakat di Sulut sampai saat ini bisa terjaga dengan baik, semua atas peran serta dari unsur Forkopimda Provinsi Sulut, termasuk peran serta tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan tentunya forum resmi pemerintah yakni Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)”, imbuhnya.

(**/arp)

Artikel ini telah dibaca 148 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Michaela Paruntu : DPRD Sulut Agendakan Paripurna dan Tiga Buah Ranperda

7 Februari 2026 - 15:27 WITA

SMK Negeri 1 Tatapaan Minsel Akan Meningkat Jumlah Siswa Tahun 2026 Setelah Direvitalisasi Oleh Kemendikdasmen

7 Februari 2026 - 08:38 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Yusuf L Henuk Klaim Kalahkan Prof. Muryanto Amin dalam Perjuangan 3 Tahun Lebih

6 Februari 2026 - 08:08 WITA

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Tunjuk Denny Mangala Sebagai Plh Sekprov , Gantikan Thalis Gallang

6 Februari 2026 - 00:05 WITA

Trending di Sulut
error: Content is protected !!