Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sulut · 19 Mar 2023 14:15 WITA ·

Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Pengarahan Menko Polhukam


Pangdam XIII/Merdeka Hadiri Pengarahan Menko Polhukam Perbesar

MANADO|SULUTNEWS.COM– PANGDAM XIII/Merdeka Mayjen TNI Denny Tuejeh menghadiri pengarahan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam acara tatap muka dengan tokoh masyarakat dan pihak terkait untuk membahas Pemilu dan Pilkada 2024 yang di gelar di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Sabtu malam (18/3/2023).

Dalam pengarahannya Menko Polhukam menjelaskan, “sekalipun MPR ingin melakukan perubahan konstitusi, akan sangat susah, sebab untuk mengubah konstitusi harus dihadiri oleh sekurangnya 2/3 anggota MPR”.

“Kalau enggak sampai 2/3 di sidang itu, maka sidang MPR tidak sah, tidak ada kekuatan hukum maupun politik yang dapat menunda jadwal Pemilu 2024“, tegasnya.

Mahfud juga menambahkan “Satu-satunya cara untuk mengubah jadwal pemilu adalah mengamandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, karena MPR atau DPR tidak bisa membuat UU mengubah jadwal pemilu,” kata Mahfud.

Menkopolhukam juga menjelaskan bahwa, jadwal teknis pemilu itu memang di undang-undang. “Tapi jadwal definitif, periodik, itu adalah muatan konstitusi. Tidak bisa diubah oleh UU maupun oleh pengadilan, harus pembuat konstitusi,” paparnya.

“Oleh karena itu, pilihan terbaiknya adalah tetap melaksanakan pemilu sesuai jadwal,” tukasnya.

Dalam acara yang bertajuk “Malam Bacarita Deng Menko Polhukam RI”, Tema yang diusung adalah “Menjaga Harmoni Kebhinnekaan Untuk Mewujudkan Pemilu dan Pilkada yang Demokratis”.

Sementara itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengungkapkan dengan kehadiran Menko Polhukam mudah-mudahan bisa menambah pemahaman dan persatuan masyarakat Provinsi Sulut dalam penyelenggaraan Pemilu serentak di tahun 2024.

Olly juga menambahkan “Kebhinekaan dan kondisi masyarakat di Sulut sampai saat ini bisa terjaga dengan baik, semua atas peran serta dari unsur Forkopimda Provinsi Sulut, termasuk peran serta tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan tentunya forum resmi pemerintah yakni Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)”, imbuhnya.

(**/arp)

Artikel ini telah dibaca 148 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Apel Perdana Sebagai Sekwan Definitif, Niklas Silamgen Tekankan Disiplin dan Dedikasi Dalam Pelalsanaan Tugas

9 Juli 2026 - 06:26 WITA

Fransiscus Andi Silangen : Jangan Jadikan Rumah Sakit Sebagai Penghasil PAD

8 Juli 2026 - 10:05 WITA

Makisanti : Data Administrasi Buku Penetapan APBD Disiapkan Saat Pembahasan Pertanggungjawaba

8 Juli 2026 - 09:47 WITA

Wiliam Niklas Silangen Dilantik Sekertaris Dewan Sulut Definitif

7 Juli 2026 - 21:47 WITA

Amir Liputo Mengapresiasi MTQ 31 Sulut

7 Juli 2026 - 17:45 WITA

Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025, Sejumlah Anggota.Banggar Sampaikan Kritikan

7 Juli 2026 - 17:36 WITA

Trending di Manado