Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Manado · 7 Mei 2026 23:33 WITA ·

Sejumlah Sekolah SMA Akan Ikut Aturan Dalam Penamatan Siswa Sederhana Tanpa Pungutan Sesuai Instruksi Dikda Sulut


Foto - Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias S.Pd Perbesar

Foto - Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias S.Pd

Manado, Sulutnews.com – Sejumlah sekolah SMA akan ikut aturan dari Dikda Sulut dalam penamatan sederhana tanpa ada pungutan dana atau iuran dari siswa dan orang tua.

” Kami sudah dapat surat dari Dikda Sulut yang ditandatangani Ibu Kadis Dikda Dr Femmy Suluh beberapa hari lalu yang intinya penamatan siswa sederhana tanpa pungutan dana ” kata sejumlah Kepsek SMA kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Kamis (7/5) secara terpisah lewat telepon.

Kepsek yang dikonfirmasi yakni Jemmy Jermias S.Pd Kepsek SMA Negeri 1 Manado, Hendra Masie S.Pd.MM Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado, Mansyuri Podomi S.Pd Kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu, dan I Ketut Gunawan Adhiwisna S.Pd Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu.

Menurut mereka sebagai institusi pendidikan harus memberikan contoh yang baik dan taat aturan” Kalau pimpinan yakni Kadis Dikda minta harus lakukan sederhana tanpa ada pungutan atau membebani siswa dan orang tua kita akan ikut” kata Kepsek Jemmy Jermias dan Hendra Masie serta Podomi dan I Ketut Gunawan.

Jemmy Jermias yang juga sebagai Ketua Musyawarah Kepala- Kepala Sekolah ( MKKS) SMA mengatakan pihaknya sudah sampaikan juga lewat group Whatsapp MKKS agar ikut instruksi Dikda.

Untuk SMA Negeri 1 Manado penamatan 646 siswa yang sudah lulus rencana pada hari Jumat 15 Mei 2026 di Aula Kodam XIII Merdeka Teling Atas.” Kita lakukan tanpa ada instruksi dari Kepsek harus ada dana dari siswa” ujar Jermias.

Begitu juga dikatakan Hendra Masie. Untuk SMA Negeri 9 Binsus Manado tidak ada instruksi membayar dalam penamatan 824 siswa pada hari Rabu 13 Mei 2026 di Aula Unsrat Manado.” Kita tidak membebani siswa dan orang tua dalam melaksanakan penamatan” kata Hendra Masie.

Sementara di SMA Negeri 1 Kotamobagu menurut Kepsek Mansyuri Podomi ada 449 siswa yang lulus dan penamatan akan dilakukan pada Selasa 12 Mei 2026 disekolahnya.” Kami akan lakukan sederhana tanpa ada pungutan dana dari siswa dan orang tua” ujar Podomi. Hal yang sama juga disampaikan Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adywisna . Sebanyak 363 siswa yang sudah lulus tahun ini. Dan berdasarkan pengalaman tahun lalu siswa siswa yang berinisyatif untuk melakukan penamatan dan rencana hanya sederhana dengan seragam sekolah saja pada pekan depan.
Tidak ada pungutan dana dari siswa dan orang tua siswa. Kita ikut aturan yang distruksikan Kadis Dikda Sulut.

Foto – Kepsek SMA Negeri 9 Manado Hendra Masie S.Pd

Sebelumnya Kadis Dikda Sulut Dr Femmy Suluh M Si mengatakan kepada Jurnalis Sumikolah Sulut baru baru ini mengatakan sudah menyurat kepada semua SMA, SMK dan SLB di Sulut ada sekitar 462 sekolah untuk lakukan penamatan siswa sederhana tanpa pungutan dana.

Kabid SMK Jaga Nama Baik Sekolah

Sementara itu acara penamatan 291 Siswa Kelas XII di SMK Negeri 2 Jalan Pumorouw Banjer Manado pada Kamis 7 Mei 2026 di Aula Sekolah berlangsung sederhana namum penuh kegembiraan dan bermakna.

Acara penamatan langsung dihadiri Kepsek Tineke Lesar S.Pd, Wakil Kepsek serta guru guru dan staf. Sementara dari Dikda hadir Kabid SMK Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd mewakili Kadis Dikda Dr Femmy Suluh M.Si.

Foto- Kepsek SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adywisna S.Pd.M.Pd

Kabid SMK Vecky Pangkerego berikan aspirasi capaian SMK Negeri 2 Manado karena menghasilkan 291 siswa yang berkompeten dalam bidang program ungulan.
Semua siswa diminta tetap semangat dan menjaga almamaternya. Dan harus terus berinovasi bila nanti sudah bekerja didunia industri dan dalam berwiraswasta atau lanjut kuliah” 291 siswa harus perlihatkan kemampuan kompetensi yang dimilki saat sekolah selama tiga tahun.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu Masyuri Podomi S.Pd.M.Pd

Lulusan SMK Sulut juga memiliki peluang magang di Jepang karena itu Kabid SMK minta tetap bersemangat dan jaga kesehatan terus untuk mempersiapkan diri bila sudah dibuka seleksi bisa mendaftar.

Kepsek Tineke Lesar melaporkan 291 siswa mereka sangat berkompeten. Kepsek berterima kasih kepada Kadis Dikda lewat Kabid SMK Vecky Pangkerego yang terus mendorong dan berikan arahan serta bimbingan sehinga bisa lulus 291 siswa.

Foto – Kepsek SMK Negeri 2 Manado Tineke Lesar S.Pd ( kanan) saat serahkan Ijazah kepada salah satu siswa ( kiri)

Kepsek berharap semua siswa tetap menjaga nama baik dan berinovasi bila sudah bekerja atau berwiraswasta.” Saya optimis lulusan SMK Negeri 2 Manado akan sukses karena sudah berkompeten” ujar Kepsek Tineke Lesar. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Bupati Sitaro Ditahan, Partai Golkar Sulut Hormati Proses Hukum

8 Mei 2026 - 15:52 WITA

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Pertamina Berikan Skorsing Penyaluran Produk Biosolar Kepada SPBU di Tombatu

7 Mei 2026 - 23:35 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh: Penamatan Siswa SMA, SMK dan SLB 2026 Harus Sederhana Tanpa Ada Pungutan Dana

7 Mei 2026 - 13:11 WITA

Unsrat Manado Kembali Mengukuhkan Sepuluh Profesor Baru

7 Mei 2026 - 11:17 WITA

13 Mahasiswa UNSRAT Bertolak Ke Jakarta Terima Beasiswa Lembaga Penjamin Simpanan

7 Mei 2026 - 07:33 WITA

Roger Mamesah : Pilhut Adalah Pesta Demokrasi, Mari Kita Laksanakan Dengan Menjaga Kamtibmas

7 Mei 2026 - 07:16 WITA

Trending di Manado