Bolmong Utara, Sulutnews.com – Halalbihalal adalah tradisi positif khas Indonesia yang menyeimbangkan antara nilai religius dan sosial.
Kehadiran Bupati Bolmong Utara Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh pada acara Halalbihalal di Desa Talaga Kec. Bolangitang Barat memiliki hikmah mendalam sebagai sarana menyambung silaturahmi yang terputus, saling memaafkan dengan tulus, serta mempererat persaudaraan (ukhuwah). Sabtu (28/03/2026).
Menurut Sangadi (Kepala Desa) Talaga Aprisal Pohontu dalam awal sambutannya tentang tradisi halal bihalal menyempurnakan amal Ramadan dengan membersihkan hati dari dendam dan kebencian, menciptakan keharmonisan sosial, serta mendatangkan rida Allah SWT.
Hikmah utama halalalbihal disampaikan penceramah Ustadz Sofian Lahati, Sarjana Filsafat Islam, mengatakan momen hari ini telah mempertemukan kembali keluarga, sahabat, dan kerabat yang jarang bertatap muka, memperkokoh ikatan kekeluargaan.
“Menjadi ajang untuk menghapus dosa dan kesalahan antarsesama manusia, sehingga kembali suci (fitri) dalam ajang silaturahmi halalbihalal,”
Menurut penceramah, halal bihalal memupuk rasa kebersamaan dan meredam konflik, menciptakan keharmonisan dalam bermasyarakat.
“Pertemuan halal bihalal hari ini juga kita saling bermaaf-maafan, beban hati akan hilang, membawa kedamaian dan keikhlasan,” tuturnya
Bupati Bolmong Utara Sirajudin Lasena mengungkapkan kembali setelah pasca ramadhan 1447 H, halal bihalal bukan sekadar ritual budaya, tetapi juga merupakan manifestasi dari ajaran Islam yang kmengedepankan perdamaian, toleransi, dan kebersamaan.
“Ini adalah momen yang penting untuk merenungkan dan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, serta memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat.”
Bupati Sirajudin Lasena mengingatkan kembali makna halal bihalal dalam kehidupan bermasyarakat.
Pertama, mempererat silaturahmi sebagai cerminan iman kepada Allah SWT dan cara meneladani sifat kasih sayang-Nya.
Kedua, tidak semua orang sempat naik turun rumah bersilaturami, namun pada tradisi halal bihalal sebagai sarana untuk mencairkan suasana, bermaaf-maafan, dan memperkuat ikatan persaudaraan yang mungkin sempat renggang.
Ketiga, saling bersilaturahmi diyakini sebagai ibadah yang melapangkan rezeki dan memperpanjang umur, sehingga kita dapat bertemu kembali pada ramadhan berikutnya.
Bupati Sirajudin Lasena mengingatkan kembali proses yang kita amalkan pada bulan ramadhan dengan menjalankan seluruh syariat shalat berwaktu, shalat tarwih dan witir secara istiqomah (konsisten).
“Namun ketika saya shalat berjamaah waktu shubuh kemarin pasca ramadhan tersisa tinggal satu baris, dibandingkan pada saat waktu ramadhan,”
Solusinya adalah kita terapkan kesadaran nurani “iman bersemi dalam hati” adalah fase di mana keyakinan kepada Allah SWT.
Tidak lagi sekadar pengetahuan teoritis, melainkan telah meresap, mengakar, dan tumbuh subur di dalam qolbu (hati), yang kemudian menggerakkan lisan dan anggota tubuh untuk berbuat kebaikan.
Ini menandai perubahan kualitas iman, ketika kita mendengar azan segera laksanakan shalat berwaktu ketika berada di persawahan, atau tempat dimana kita bekerja, bagaimana seseorang merasakan ketenangan, cinta, dan kepasrahan total kepada Maha Pencipta Alam, Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah seru sekaliam alam. Semoga kita mendapat ridho dari Allah SWT.
Bupati Bolmong Utara menyampaikan informasi kepada masyarakat Desa Talaga, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolmong Utara Tipe C berada di desanya, pada tanggal 10 atau 11 April 2026 akan dilaksanakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.
RSUD Bolmong Utara Tipe C dalam visual arsitektur bertaraf internasional terlihat indah, dengan anggaran untuk bangunan Rp. 130 miliar serta dilengkapi dengan fasilitas alat kesehatan (alkes) yang canggih Rp. 60 miliar.
“Kita sudah siapkan putra putri daerah untuk melanjutkan studi ke jenjang dokter spesial di perguruan tinggi sesuai kompetensinya, dan kita sudah bermohon ke Kementerian Kesehatan untuk sementara mendatangkan dokter spesial dari Jakarta,” ungkap Bupati Sirajudin Lasena
Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) standar pelayanan internasional dimiliki nanti RSUD Bolmong Utara adalah inisiatif strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pembangunan infrastruktur di bidang kesehatan yang bertujuan memberikan dampak positif secara cepat dan langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan.
Peningkatan kelas dan kualitas sarana prasarana RSUD Bolmong Utara agar mampu melayani penyakit katastropik (seperti jantung, stroke, kanker) tanpa harus dirujuk ke kota besar,” pungkas Bupati Bolmong Utara.
Acara Halal Bihalal pasca Ramadhan 1447 H Desa Talaga dihadiri Wakil Bupati Bolmong Utara Moh. Aditya Pontoh, Kapolsek Bolangitang Iptu Rahcmat Sondeng, Camat Bolangitang Barat Abdul Latif Mewengkang, serta tokoh masyarakat dan alim ulama. *** GG










