Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Bolmut · 9 Jun 2026 12:41 WITA ·

Sekjen Kemendagri & Bupati Bolmong Utara Bahas Penguatan Fiskal dan Penanggulangan Kemiskinan Struktural


 Sekjen Kemendagri & Bupati Bolmong Utara Bahas Penguatan Fiskal dan Penanggulangan Kemiskinan Struktural Perbesar

Jakarta, Sulutnews.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., melakukan pertemuan dan diskusi bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., bertempat di Kantor Pusat Kementrian Dalam Negeri Jakarta Pusat. Senin (08/06/2026)

Fokus pembahasan meliputi penguatan kapasitas fiskal daerah, strategi penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas belanja daerah, serta berbagai isu nasional dan daerah yang memerlukan sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir menyampaikan arahan langsung dari Presiden terkait kehadiran daerah di tengah masyarakat, “Pak Presiden menginginkan Negara dan Daerah benar-benar hadir di tengah-tengah 227 Juta Jiwa Penduduk miskin Indonesia,”

Ia menekankan bahwa persoalan kemiskinan struktural harus menjadi perhatian bersama. Sebagai contoh, kasus kematian siswa SD di NTT akibat tidak mampu membeli buku tulis dan pena disebutnya sebagai dampak nyata kemiskinan yang tidak bisa diabaikan.

Kemiskinan struktural adalah kondisi kemiskinan yang dialami oleh sekelompok masyarakat bukan karena malas atau kurangnya kemampuan individu, melainkan karena hambatan sistemik dalam struktur sosial, ekonomi, dan politik yang tidak adil.

“Apa yang terjadi di NTT adalah produk kemiskinan struktural yang dosanya pun sampai ke kita jika tidak mengambil sikap atas tragedi ini. Ini perintah Pak Menteri Tito Karnavian,” tegasnya.

Sekjen Depdagri juga menyoroti sejumlah persoalan lain seperti musibah di Aceh dan Sumatera Barat, serta dampak konflik global Iran-Israel terhadap masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut adaptasi kebijakan pemerintah yang konkret dan cepat.

Pertemuan ini diharapkan memperkuat koordinasi antara Kemendagri dan Pemkab Boltara dalam merumuskan kebijakan fiskal, program pengentasan kemiskinan, serta penguatan tata kelola belanja daerah yang efektif dan tepat sasaran.

Turut mendampingi Bupati, Asisten Administrasi Umum, Inspektur Daerah Bolmong Utara, Kadis Pertanian Bolmong Utara. *** GG

Artikel ini telah dibaca 1,349 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda ke-98: Bukan Lagi Sekadar Ikrar, Saatnya Aksi Nyata!

28 Oktober 2026 - 14:30 WITA

Polsek Sangkub Amankan 8 Kendaraan Knalpot Merobek Gendang Telinga Dalam Operasi Patuh Klabat 2026

27 Oktober 2026 - 15:07 WITA

Polemik Sengketa Pembatalan Sertifikat Tanah & Surat Permohonan Penerbitan Sertifikat Ke- Dua Serta Solusinya

26 Oktober 2026 - 19:03 WITA

Patroli Malam; Polisi Sisir Dua Desa, Sejumlah Botol Miras Diamankan Polsek Bolangitang

24 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Pecatur Muda Bolmong Utara Tembus Kejurnas Banten 2026, Target Prestasi Nasional

23 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Kunker Plt. Kajati Sulut Sekaligus Pelantikan ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa dan Aslinmas

21 Oktober 2026 - 21:27 WITA

Trending di Bolmut