Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

NTT · 13 Des 2024 14:10 WITA ·

Warga Desa Kuli Keluhkan Prioritas Bantuan Hanya untuk Aparat Desa dan BPD


Foto Ilustrasi iStock Perbesar

Foto Ilustrasi iStock

Rote Ndao,Sulutnews.com – Sejumlah warga Desa Kuli, Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao menyampaikan keluhan terkait penyaluran bantuan desa yang dinilai tidak merata. Mereka menuduh Kepala Desa Kuli, Junus O. Dillak, memprioritaskan bantuan untuk aparat desa, Ketua BPD, dan anggota BPD, tanpa memperhatikan kebutuhan masyarakat umum.

“Bantuan seperti anggaran rehabilitasi rumah layak huni dan bantuan pertanian lebih banyak diberikan kepada aparat desa,” ungkap salah satu warga pada Jumat, 13 Desember 2024.

Beberapa penerima bantuan yang disebutkan warga termasuk:
Frans Messakh, anggota BPD Desa Kuli, menerima pompa hama.
-Mateos Kolioe, Ketua BPD Desa Kuli, menerima pompa hama dan anggaran rehabilitasi rumah.

Warga merasa kecewa karena mereka tidak mendapatkan manfaat dari program bantuan desa. “Kami masyarakat Desa Kuli meminta Bapak Bupati Oder Max Sombu untuk mengevaluasi kinerja pemerintah desa. Kepala Desa hanya memikirkan aparat desa, sementara kami ini apa?” cetus salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kepala Desa Junus O. Dillak membenarkan bahwa beberapa aparat desa telah menerima bantuan. Namun, ia menanggapi keluhan tersebut dengan ringan. “Mereka sudah dapat ya sudah, tidak usah dibesar-besarkan lagi,” ujar Junus singkat.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Kuli, Mateos Kolioe, yang dihubungi media mengaku menerima bantuan tersebut. “Iya, saya dapat betul. Tapi saat ini saya masih di Kupang,”** jawabnya singkat.

Warga berharap Bupati Rote Ndao, Oder Max Sombu, segera turun tangan untuk mengevaluasi pengelolaan bantuan dan memastikan transparansi serta pemerataan dalam pelaksanaannya.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,340 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional