Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Sangihe · 24 Jul 2025 09:11 WITA ·

Tuari Kunker ke Nusa Tabukan


Tuari Kunker ke Nusa Tabukan Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari (Tuari) melakukan kunjungan kerja (Kunker) di kecamatan Kepulauan Nusa Tabukan (Nustab), Rabu (23/07/2025).

Tiba di Tinakareng, Bupati dan Wabup bersama rombongan disambut secara adat oleh masyarakat Nustab.

Kegiatan di Nustab antara lain, meresmikan listrik 24 jam bagi warga di Nanedakele, pelayanan kesehatan bergerak dan Stop Buang Air Besar Sebarang (Stop BABS) serta penyerahan bantuan.

Pada kunjungan itu, Bupati Thungari mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk hadirnya negara di wilayah yang termasuk Daerah Perbatasan, Terpencil, dan Kepulauan (DPTK).

“Pulau Nanedakele masuk dalam kategori DPTK memiliki wilayah yang cukup luas juga sebagai wilayah garda terdepan dari kedaulatan NKRI. Sebab itu kehadiran pelayanan dasar seperti kesehatan adalah sebuah keharusan dan tanggung jawab bersama,” kata Bupati Thungari.

Juga Bupati menjelaskan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak sebagai bagian dari kegiatan strategis untuk menjangkau masyarakat yang jauh dari pusat layanan kesehatan. “Kegiatan kesehatan bergerak ini adalah bentuk pemerintah Daerah hadir menjangkau wilayah yang jauh dari pusat kesehatan” imbuh Thungari.

Bupati juga mengatakan soal Stop BABS, merupakan program lama, namun deklarasinya baru dilaksanakan hari ini, menurutnya masyarakat sudah memiliki kesadaran tidak membuang air besar sembarangan.

“Kegiatan ini penting Karena Kabupaten Sangihe sedang dalam proses penilaian sebagai Kabupaten Sehat. Salah satu indikatornya adalah semua kampung harus bebas dari BABS. Jika masih ada, maka tidak bisa dilakukan penilaian terhadap kinerja lainnya,” tambah Bupati.

Sementara Peresmian listrik 24 jam bagi pulau Nanedakele ditandai dengan penekanan tombol aktivasi pembangkit oleh Bupati bersama Wakil Bupati, yang kemudian dilanjutkan dengan penyalaan listrik secara simbolis di salah satu rumah warga.

Hal itupun disambut tepuk tangan dari masyarakat yang hadir pada kegiatan bersejarah itu, juga sebagai penanda di Kabupaten Sangihe bertambah lagi wilayah dengan pelayanan listrik 24 jam. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,313 kali

Baca Lainnya

Masyarakat Sangihe Titip Harapan Besar untuk DRT

13 Mei 2026 - 15:41 WITA

Crist Meity Ponto Sambangi Kementerian dan DPR RI, Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Sangihe

12 Mei 2026 - 18:59 WITA

Sangihe Percepat Transformasi Digital, 10 OPD Mulai Uji Coba Aplikasi SRIKANDI

11 Mei 2026 - 23:42 WITA

Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar

6 Mei 2026 - 21:52 WITA

Abrasi Mendesak, Bupati Sangihe Serahkan Proposal Tanggul Pantai ke BWS Sulawesi I

6 Mei 2026 - 14:38 WITA

Meity Ponto Terima Amanat Baru, PAN Sangihe Siap Tancap Gas Menuju 2029

4 Mei 2026 - 23:08 WITA

Trending di Politik