Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Sangihe · 10 Des 2025 17:21 WITA ·

Thungari dan Pasandaran Sepakat Perjuangkan Kesehatan Masyarakat Pulau


Thungari dan Pasandaran Sepakat Perjuangkan Kesehatan Masyarakat Pulau Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Handry Pasandaran, dengan dukungan penuh Bupati Michael Thungari, terus memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pulau-pulau terluar, seperti Kecamatan Kepulauan Tatoareng, Marore, dan Nusa Tabukan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penganggaran operasional speed boat ambulance laut yang merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ambulans laut ini dipersiapkan sebagai solusi konkret atas kendala akses layanan kesehatan darurat yang selama ini dihadapi masyarakat kepulauan.

Tak tanggung-tanggung, terhitung mulai Januari tahun depan, ambulance laut ini siap beroperasi dengan topangan dana operasional sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh dibatasi oleh kondisi geografis.

“Kami berkomitmen memastikan masyarakat di pulau-pulau terluar mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan kesehatan. Kehadiran ambulance laut ini adalah wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kepulauan,” tegas Thungari.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mengupayakan penguatan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk peningkatan kapasitas tenaga medis di wilayah terpencil.

Sementara itu, Kepala Dinkesda Handry Pasandaran menjelaskan bahwa ambulance laut ini akan difungsikan khusus untuk penanganan pasien rujukan darurat dari pulau-pulau menuju fasilitas kesehatan rujukan di Tahuna.

“Selama ini keterlambatan penanganan sering terjadi karena keterbatasan transportasi laut. Dengan adanya speed boat ambulance ini, waktu tempuh bisa dipangkas secara signifikan dan keselamatan pasien lebih terjamin,” ujar Pasandaran.

Ia menambahkan, pihaknya juga tengah mempersiapkan sistem operasional, termasuk kru medis, pelatihan petugas, serta koordinasi lintas sektor agar layanan ini berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya ambulance laut ini, diharapkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan semakin cepat, merata, dan berkualitas, sekaligus menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak kesehatan bagi seluruh warganya.(Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,022 kali

Baca Lainnya

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Bantuan CSR Pemprov NTT Dorong Pembangunan Gedung Ibadah di Rote Ndao

19 Januari 2026 - 12:56 WITA

Tidak Mau Masyarakat NTT Susah Usman Husen Bersuara Nyaring Demi Ekonomi NTT lewat Anakan Kopi

16 Januari 2026 - 07:16 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Desak Pembebasan Kawasan Hutan untuk Petani NTT Dalam RDP Komisi IV DPR RI

16 Januari 2026 - 07:05 WITA

Pernyataan Ancaman “Gebuking di Facebook” dari Jodian Suki Terbukti, Sorotan Publik bagi Dunia Pers

15 Januari 2026 - 11:51 WITA

Ancaman “Gebuking di Facebook” dari Jodian Suki di Kabupaten Rote Ndao Mencederai Dunia Jurnalistik

15 Januari 2026 - 11:31 WITA

Trending di Aceh
error: Content is protected !!