Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Sangihe · 10 Des 2025 17:21 WITA ·

Thungari dan Pasandaran Sepakat Perjuangkan Kesehatan Masyarakat Pulau


Thungari dan Pasandaran Sepakat Perjuangkan Kesehatan Masyarakat Pulau Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Handry Pasandaran, dengan dukungan penuh Bupati Michael Thungari, terus memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pulau-pulau terluar, seperti Kecamatan Kepulauan Tatoareng, Marore, dan Nusa Tabukan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penganggaran operasional speed boat ambulance laut yang merupakan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Ambulans laut ini dipersiapkan sebagai solusi konkret atas kendala akses layanan kesehatan darurat yang selama ini dihadapi masyarakat kepulauan.

Tak tanggung-tanggung, terhitung mulai Januari tahun depan, ambulance laut ini siap beroperasi dengan topangan dana operasional sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh dibatasi oleh kondisi geografis.

“Kami berkomitmen memastikan masyarakat di pulau-pulau terluar mendapatkan hak yang sama dalam pelayanan kesehatan. Kehadiran ambulance laut ini adalah wujud nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kepulauan,” tegas Thungari.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mengupayakan penguatan sarana dan prasarana kesehatan, termasuk peningkatan kapasitas tenaga medis di wilayah terpencil.

Sementara itu, Kepala Dinkesda Handry Pasandaran menjelaskan bahwa ambulance laut ini akan difungsikan khusus untuk penanganan pasien rujukan darurat dari pulau-pulau menuju fasilitas kesehatan rujukan di Tahuna.

“Selama ini keterlambatan penanganan sering terjadi karena keterbatasan transportasi laut. Dengan adanya speed boat ambulance ini, waktu tempuh bisa dipangkas secara signifikan dan keselamatan pasien lebih terjamin,” ujar Pasandaran.

Ia menambahkan, pihaknya juga tengah mempersiapkan sistem operasional, termasuk kru medis, pelatihan petugas, serta koordinasi lintas sektor agar layanan ini berjalan maksimal dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya ambulance laut ini, diharapkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kepulauan semakin cepat, merata, dan berkualitas, sekaligus menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan hak kesehatan bagi seluruh warganya.(Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,024 kali

Baca Lainnya

Kawio Jadi Fokus Penanganan Pascagempa, Pemkab Sangihe Pastikan Bantuan Tersalurkan

11 Juni 2026 - 21:54 WITA

BMKG Verifikasi Data Tsunami di Talengen

10 Juni 2026 - 22:34 WITA

Siswahto Ajak Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bekerja Penuh Tanggung Jawab

10 Juni 2026 - 19:24 WITA

Gubernur Disorot Usai Gempa Sangihe, Tokoh Masyarakat Pertanyakan Empatinya

10 Juni 2026 - 13:54 WITA

BNPB Rilis Dampak Gempa M 7,7 di Sangihe, Pemkab Tetapkan Status Tanggap Darurat

10 Juni 2026 - 10:03 WITA

BPS Sangihe Latih 155 Petugas Sensus Ekonomi 2026

9 Juni 2026 - 16:55 WITA

Trending di Sangihe