Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Sangihe · 29 Jul 2025 16:52 WITA ·

Sikap Tegas Bupati Lindungi Alam Sangihe


Sikap Tegas Bupati Lindungi Alam Sangihe Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersikap tegas untuk melindungi alam Sangihe, hal itu terungkap dalam pertemuan antara pemerintah Daerah dengan PT TMS, Selasa (29/07/2025) di Ruang rapat Bupati.

Diketahui, pihak PT Tambang Emas Sangihe (TMS) dipimpin langsung oleh CEO, Terry Filbert, mengadakan audiens dengan Bupati, Bupati didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Khusus Bupati Bidang Infrastruktur, Lingkungan, Pendapatan dan Investasi, Staf Khusus Bupati Bidang Politik dan Komunikasi Publik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris Kesbangpol, serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam.

Dalam kesempatan tersebut, pihak PT. TMS menyampaikan maksud audiensi sebagai upaya komunikasi langsung dengan Pemerintah Daerah, guna menginformasikan perkembangan terbaru terkait proses pengurusan perizinan perusahaan. Pemerintah Daerah memandang forum ini sebagai ruang komunikasi yang penting dan terbuka, agar segala hal dapat didengar langsung dari pihak perusahaan secara transparan.

Bupati Thungari menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tetap berpegang pada batas kewenangannya. “Kami ingin memperjelas bahwa kewenangan penerbitan izin bukan berada di tingkat Daerah, melainkan sepenuhnya menjadi ranah Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, kami menyerahkan segala proses perizinan kepada pihak yang berwenang di pusat,” tegasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sangihe menegaskan sikapnya bahwa setiap proses yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam harus memperhatikan aspek keselamatan lingkungan dan perlindungan terhadap tanah Sangihe serta masyarakatnya.

“Jika pada akhirnya seluruh proses perizinan dipenuhi oleh pihak perusahaan, perhatian utama kami akan tertuju pada potensi dampak kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi. Pemerintah tidak akan mengorbankan tanah Sangihe dan keselamatan masyarakat hanya demi keuntungan satu atau beberapa pihak saja,” ujar Bupati Thungari.

Pemerintah Daerah, lanjutnya, akan tetap berdiri membela tanah dan rakyat Sangihe. Namun di saat yang sama, pemerintah juga terbuka untuk melihat peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat, selama hal tersebut dilakukan dalam koridor hukum, etika, dan tanggung jawab lingkungan yang ketat.

Pertemuan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Sangihe konsisten menjaga keseimbangan antara keberlanjutan alam dan kepentingan hidup masyarakat, serta menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dalam setiap kebijakan pembangunan. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,832 kali

Baca Lainnya

Masyarakat Sangihe Titip Harapan Besar untuk DRT

13 Mei 2026 - 15:41 WITA

Crist Meity Ponto Sambangi Kementerian dan DPR RI, Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Sangihe

12 Mei 2026 - 18:59 WITA

Sangihe Percepat Transformasi Digital, 10 OPD Mulai Uji Coba Aplikasi SRIKANDI

11 Mei 2026 - 23:42 WITA

Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar

6 Mei 2026 - 21:52 WITA

Abrasi Mendesak, Bupati Sangihe Serahkan Proposal Tanggul Pantai ke BWS Sulawesi I

6 Mei 2026 - 14:38 WITA

Meity Ponto Terima Amanat Baru, PAN Sangihe Siap Tancap Gas Menuju 2029

4 Mei 2026 - 23:08 WITA

Trending di Politik