Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bolmut · 26 Feb 2025 09:40 WITA ·

Semangat Jenderal Sudirman Terpatri Dalam Hati Retret Kepala Daerah


Semangat Jenderal Sudirman Terpatri Dalam Hati Retret Kepala Daerah Perbesar

Gubernur Sulut dengan bupati & walikota
Bolmut, Sulutnews.com – Gubernur Provinsi Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE bersama bupati dan walikota mengatakan saat ini, tahapan retret semua dalam proses adaptasi pada kegiatan ini. Rabu (26/02/2025).

Adapun usai pembukaan para kepala daerah langsung melakukan senam bersama yang dipimpin langsung Mendagri Tito Karnavian, dan selanjutnya mengikuti pembekalan yang telah dijadwalkan.

Diketahui, dari total 961 kepala daerah yang dilantik Presiden Prabowo, sebanyak 481 kepala daerah dijadwalkan menghadiri retret yang akan berlangsung selama sepekan di Akademi Militer Magelang Jawa Tengah.

“Kita sudah beradaptasi dengan cuaca dan kegiatan-kegiatan, yang biasanya kita kurang tertib, hari ini kita sudah mulai tertib ,” ungkap Gubernur Yulius.

Lebih jauh dikatakan mantan Staf Khusus Menhamkam RI ini mengungkap semua kegiatan telah diatur.

“Baik jadwal semua diatur, tinggal nafas yang belum diatur,” canda Gubernur Yulius sambil tersenyum.
Gubernur Sulut dengan kepala daerah se Sulut
Sementara itu hingga Jumat malam kemarin, dipastikan keseluruhan kepala daerah asal Bumi Nyiur Melambai telah bergabung di Kompleks Akademi Militer Magelang.
Terakhir bergabung adalah sejumlah kepala daerah dari PDI-P, yakni  Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli, Walikota Tomohon Caroll Senduk dan Bupati Minahasa Selatan Frangky Wongkar Bupati Bolsel Iskandar Kamaru.
Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut menyalami Bupati Bolmong Utara Sirajudin Lasena
Sebelumnya 9 kepala daerah kabupaten/kota telah lebih dahulu tiba di Akmil Magelang yaitu  Wali Kota Kota Manado Andrei Angouw, Walikota Bitung Hengky Honandar Wali Kota Kota Kotamobagu  Wenny Gaib, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda  Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsy, Bupati  Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena  Bupati Bolmong Timur – Oskar Manoppo, Bupati Kabupaten Sitaro – Chintya Kalangi Bupati Kabupaten Sangihe – Michael Tungari.

Menurutnya visi misi semua sama seperti arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
“Visi misi sama, dari bapak presiden sampai kabupaten kota bersinergi satu komando,” pungkas Gubernur Yulius.

Bupati Bolaang Mongondow Utara Dr. Sirajudin Lasena, SE, M.Ec.Dev, mengatakan dalam kompleks Akmil Magelang ada “Ruang Sudirman”, dan mengingatkan kembali kita pada Jenderal Sudirman yang terkenal karena perannya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Bupati Bolmong Utara Sirajudin Lasena
“Ia memimpin perang gerilya melawan Belanda, mengusir tentara Sekutu, dan memimpin pasukan Pembela Tanah Air (PETA).”

Diketahui bersama, Perjuangan Jenderal Sudirman : Memimpin perang gerilya selama tujuh bulan, meskipun dalam kondisi sakit berat. Mengusir sekutu dari Ambarawa pada 12 Desember 1945. Memimpin pasukan Pembela Tanah Air (PETA) dalam merebut senjata dari tentara Jepang pada awal proklamasi kemerdekaan Indonesia. Menjadi Ketua Badan Keamanan Rakyat (BKR) untuk wilayah Banyumas pada 23 Agustus 1949.

Penghargaan Diangkat sebagai Jenderal pada 12 November 1945, Dijuluki sebagai Bapak Gerilya Indonesia, Menjadi jenderal bintang lima pertama di Indonesia, Dinobatkan sebagai Pahlawan Pembela Kemerdekaan. 

Kepemimpinan Jenderal Sudirman yang patut kita teladani adalah;

Pertama, Kepemimpinannya yang tegas dan bijaksana selama perang kemerdekaan.

Kedua, Mengajarkan pentingnya partisipasi publik dalam menyatukan bangsa.

Jenderal Sudirman memiliki banyak keistimewaan, di antaranya:

* Patriotisme: Ia memiliki semangat cinta tanah air yang tinggi dan rela berkorban untuk kemerdekaan Indonesia. 

* Kemampuan strategi militer: Ia memiliki perhitungan yang matang, tepat, dan akurat. 

* Keberanian: Ia memimpin pasukan dalam perang gerilya melawan agresi militer Belanda, meskipun sakit parah. 

* Keteguhan: Ia teguh dalam memegang prinsip dan tidak pantang menyerah. 

* Kharisma: Ia memiliki karamah dan kharisma yang luar biasa ketika memimpin pasukan TKR melawan penjajah. 

* Kepribadian tenang: Ia memiliki kepribadian yang tenang dalam memecahkan masalah untuk menemukan cara yang solutif. 

* Jiwa nasionalisme: Ia memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan rasa tanggung jawab yang besar. 

Jenderal Sudirman dijuluki Bapak Gerilya Indonesia karena sikap patriotismenya dalam memimpin pasukannya untuk melakukan perang gerilya. *** GG

Artikel ini telah dibaca 1,390 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sekjen Kemendagri & Bupati Bolmong Utara Bahas Penguatan Fiskal dan Penanggulangan Kemiskinan Struktural

9 Juni 2026 - 12:41 WITA

Kearifan Lokal Menggunakan Bahasa Daerah Kaidipang – Bolangitang

6 Juni 2026 - 20:03 WITA

Pelaksanaan BLUD UPDT RSUD Bolmong Utara Dievaluasi Secara Administrasi & Regulasi

4 Juni 2026 - 20:48 WITA

Pemda Bolmong Utara & Bank SulutGo Melaksanakan PKS Perpanjangan Sewa Lahan Untuk Fasilitas ATM

4 Juni 2026 - 14:21 WITA

Bupati Sirajudin Lasena Menyerahkan Bantuan Logistik Banjir Bandang Biau Gorontalo Utara

4 Juni 2026 - 13:03 WITA

Antrean BBM Terpanjang Tahun ini Di SPBU Boroko

3 Juni 2026 - 10:34 WITA

Trending di Advetorial