Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Manado · 7 Okt 2024 23:17 WITA ·

Relawan Kemenkeu Mengajar Ke-9 Beraksi di 6 Sekolah Manado Sulut


Relawan Kemenkeu Mengajar Ke-9 Beraksi di 6 Sekolah Manado Sulut Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Kemenkeu Mengajar Ke-9 atau disingkat KM9 digelar secara serentak di seluruh penjuru tanah air. Dengan melibatkan 8.333 relawan, KM9 sukses diselenggarakan 327 sekolah yang terdiri dari 126 SD/MI, 83 SMP/MTs, dan 100 SMA/SMK/MA yang tersebar di 38 provinsi, 5 Sekolah Indonesia  di Luar Negeri (SILN), serta 13 Sekolah Luar Biasa.

Kemenkeu Mengajar merupakan sebuah program yang bersifat sukarela yang digelar oleh Kementerian Keuangan sejak tahun 2016 dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI). Peserta relawannya merupakan para pegawai Kementerian Keuangan yang bertugas di seluruh pelosok negeri. Karena sifatnya sukarela, maka kegiatan ini tidak menggunakan dana APBN. Sumber pendanaan kegiatan berasal dari para relawan, baik dari uang pribadi maupun dari kreativitas para relawan dalam mengumpulkan dana melalui penjualan merchandise yang ditawarkan kepada para pegawai Kementerian Keuangan sendiri. Pada tahun 2019, kegiatan ini menjadi program kerelawanan ASN pertama di Indonesia yang mendapatkan rekor MURI.

Tak ketinggalan, Manado juga turut menjadi bagian dari kegiatan KM9 ini. Senin, 7 Oktober 2024 , terdapat 6 sekolah kolaborator yang menjadi lokasi kegiatan, yakni SMA Negeri 4 Manado, SMA Negeri 8 Manado, SMAS Dian Harapan Manado, SMP Negeri 1 Manado, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Manado, dan SMP Pax Christi Manado. Sebanyak 107 pegawai Kementerian Keuangan terlibat sebagai relawan, baik panitia daerah, pengajar, fasilitator, dan dokumentator, yang berasal dari seluruh kantor vertikal Kementerian Keuangan yang ada, baik  di wilayah Sulawesi Utara maupun provinsi lainnya.

Selain itu terdapat pula relawan yang berasal dari PT. Pembiayaan Infrastruktur Indonesia (PII) yang merupakan salah satu  Special Mission Vehicle  (SMV) Kementerian Keuangan.

Walaupun hanya berlangsung selama satu hari, namun kegiatan ini tampaknya berhasil memupuk dan mempertahankan antusiasme para siswa dari awal kegiatan sejak upacara bendera hingga selesai di siang  hari. Pada beberapa kelas bahkan langsung diajar oleh para Kepala Kanwil dan Kepala Kantor unit vertikal Kemenkeu yang ada di Manado.

Di antaranya adalah Kepala Kanwil Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara mengajar di SMA Negeri 8 Manado dan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Utara mengajar di SMAS Dian Harapan Manado. Keterlibatan pimpinan tinggi merupakan wujud dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini. Harapan para relawan adalah sehari mengajar, selamanya memberi arti.

Adapun tema yang diangkat dalam penyelenggaraan Kemenkeu Menajar tahun ini adalah “Peran APBN dalam Meningkatkan Kecerdasan, Kesehatan, dan Kesejahteraan”. Dari kegiatan Kemenkeu Mengajar tersebut, diharapkan para siswa mengenal dan memahami literasi keuangan negara. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan APBN dan keuangan negara, organisasi dan profesi di Kemenkeu, motivasi untuk berkontribusi kepada negeri, cinta tanah air, dan gotong royong. KM9 tahun ini tidak hanya menyampaikan materi tentang literasi keuangan negara. Lebih dari itu program KM9 bertujuan untuk menanamkan semangat cinta negeri kepada generasi muda serta membangun interaksi yang positif dan inspiratif antara para relawan pengajar dengan para siswa. Melalui berbagai kegiatan edukatif yang menarik dan menyenangkan, KM9 diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan membuka wawasan para siswa terhadap dunia keuangan dan pembangunan bangsa.

Berawal dari sebuah inisiatif kecil, program ini telah berkembang menjadi gerakan kerelawanan yang masif, menjangkau lebih banyak sekolah dan menyentuh lebih banyak hati. Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi dari seluruh relawan, Program Kemenkeu Mengajar diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi muda Indonesia. Dengan mengusung semangat kerelawanan, KM9 menjadi persembahan Dari Kami Untuk Negeri.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,480 kali

Baca Lainnya

KPI Sulut Gelar Sidang Penyelesaian Sengketa PTSL

16 Juni 2026 - 07:42 WITA

Royke Roring Ingatkan Pentingnya Sinkronisasi RT/RW Provinsi ke Kabupaten dan Kota

16 Juni 2026 - 07:04 WITA

Peran Perempuan Dalam PI dan PK GMIM Hinga di HUT Ke-195 Sangat Besar, Sudah Saatnya Dorong Ketua BPMS GMIM Dari Perempuan

15 Juni 2026 - 23:58 WITA

Sekda Minahasa Lynda Wantania : Pemilihan Hukum Tua Serentak di 129 Desa Rabu 17 Juni Siap Digelar, Panitia Harus Profesional, Netral dan Transparan

15 Juni 2026 - 23:54 WITA

Siswa SMA dan SMK Mendaftar Lewat SPMB Hingga Minggu 14 Juni Sebanyak 13.971, Kadis Dikda Femmy Suluh Optimis Akan Bertambah Hingga 24 Juni

14 Juni 2026 - 23:01 WITA

Michaela Elsiana Paruntu dan Royke Anter Bawa Aspirasi Mahasiswa Sulut ke DPR-RI dan Setneg

14 Juni 2026 - 17:13 WITA

Trending di Jakarta