Manado, Sulutnews.com – Dukungan unsur perempuan untuk menjadi Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) periode mendatang lewat pemilihan dalam sidang Sinode GMIM sekitar Maret 2027 tahun depan terus bermunculan dalam pembicaraan ditengah Jemaat.
Meskipun memang saat ini percakapan untuk pemilihan pelayanan khusus ( Pelsus) penatua dan diaken pada Oktober 2026 lebih banyak. Tapi calon Ketua BPMS GMIM rerus menjadi pembicaraan juga ditingkat Jemaat.
Mantan Pimpinam Pemuda Sinode GMIM Drs Ruben Saerang kepada wartawan Sulutnews.com Senin (15/6/26) di Manado membenarkan nama nama calon Ketua BPMS Sinode GMIM mulai ramai dibahas ditingkat Jemaat. Menurut Ruben Saerang unsur perempuan sudah saatnya kita dukung. Karena menurut Ruben Saerang mantan Pelsus unsur Penatua di Jemaat GMIM Torsina Tuminting beberapa periode menilai, sejarah mencatat hinga saat ini di Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) dan Pendidikan Kristen (PK) GMIM ke- 195 yang acara puncak dirayakan lewat Ibadah pada Jumat 12 Juni 2026 di Halaman Kantor Bupati Minsel peran perempuan cukup terlihat sangat besar.
Dominan Perempuan
Karena hinga saat ini Pendeta perempuan sangat dominan dari pria. Dari sekitar 1088 Jemaat saat ini kalau tidak keliru unsur Pendeta perempuan cukup dominan menjadi pekabar injil ( PI) dan itu sudah lama
Dan juga dibidang Pendidikan Kristen ( PK) cukup dominan Kepala Sekolah dan guru guru di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Taman Kanak Kanak (TK) dan SD , SMP dan SMA serta SMK sesuai data terbanyak unsur perempuan” Jadi peran perempuan dalam PI dan PK di GMIM cukup besar” kata Ruben.
Melihat peranya cukup besar maka tidak salah kalau unsur perempuan kita dorong untuk menjadi Ketua BPMS GMIM kedepan.
Namun tentunya dengan meminta pertolongan lewat Doa Kepada Tuhan Yesus . Dan ikut semua aturan yang ada dalam Tata Gereja GMIM.
Ruben Saerang yang juga Mantan Anggota DPRD Sulut dan juga Pengurus KNPI Sulut menambahkan, sejak institusi Sinode GMIM ada belum perna ada unsur perempuan yang menjadi Ketua BPMS GMIM.
Padahal perannya cukup besar melihat sejarah PI dan PK hinga di HUT ke- 195 saat ini.
Sudah Selayaknya Perempuan
Hal yang sama juga dikatakan Pelsus GMIM dari Jemaat GMIM Paulus Manado Oktavianus Kerap alias Edos.
Kepada wartawan Sulutnews.com pekan lalu di Manado Pnt Oktavianus Kerap mengatakan, unsur perempuan sudah selayaknya kita dukung menjadi Ketua BPMS kedepan.Karena cukup banyak kader atau Pendeta perempuan yang layak dan memenuhi syarat
Edos yang juga anggota perutusan Jemaat GMIM Paulus dalam sidang Sinode GMIM hinga saat ini menambahkan pihaknya akan juga menyampaikan dalam forum Sidang Sinode GMIM di GMIM Wilayah Manado Barat Daya dalam waktu dekat. Karena peran Pendeta perempuan hinga saat ini cukup besar hinga Ketua Jemaat dan Pendeta pelayan.
Baik Ruben Saerang dan Oktavianus Kerap keduanya menilai perempuan bisa memimpin Sinode GMIM. Meski tantangan Gereja kedepan semakin berat.
Mendorong perempuan bukan berarti meremehkan unsur Pendeta pria.
“Kami mendorong perempuan karena sangat banyak peran yang telah dilakukan. Jadi tidak salah kita gaungkan karena unsur perempuan menjadi Ketua Sinode GMIM belum perna ada” kata Ruben dan Edos.
Ruben menambahkan banyak Pendeta perempuan yang memenuhi syarat dan berpengalaman serta memiliki semangat yang tingi melayani serta berkualitas.
Ada yang bergelar Doktor (S3) Master (S2) dan Sarjana (S1). Tingal tergantung peserta Sidang Sinode GMIM yang akan hadir pada Maret 2027 menilai siapa siapa yang bisa dipilih.
Seperti pembacaan perenungan GMIM saat ini dalam pembacaan Alkitab Yohanes 4: 27- 42 tentang percakapan Tuhan Yesus dengan Perempuan dari Samaria yang menjadi saksi Kristus . Perempuan GMIM sudah banyak menjadi saksi Kristus dan mengabarkan injil.
Gereja besar dari berbagai dedominasi Gereja yang ada khusus diwilayah pelayanan Manado ,Bitung, Minut Mitra, Minahasa, Tomohon dan Minsel akan memberikan kontribusi besar bagi pelayan utk ketatalayanan kesaksian dan pembangunan secara utuh dan konsisten bagi kehidupan pembangunan di Sulawesi Utara serta bagi perkembangan Bangsa Negara.
Karena itu menurut Ruben pentingnya seluruh warga GMIM harus memberikan yang terbaik kepada figur figur para Kaum Pendeta.
Dari data dan pantauan di Jemaat ada sejumlah nama Pendeta yang berpengalaman memimpin Jemaat dan juga Wilayah dan juga Dosen di Universitas Kristen Indonesia Tomohon ( UKIT) dan Pimpinan di Sinode GMIM saat ini.
Menurut Ruben Saerang ada Pdt Dr Jois Sondakh M Th Wakil Ketua Sinode GMIM saat ini. Pdt Jois sudah berpengalaman dan menjadi Wakil Ketua Sinode GMIM.
Ada juga Pdt Dr Fanny Suoth M.Th (Dosen di UKIT) itu juga sudah berpengalaman.dan aktif dalam pelayanan.
Ada Juga Pdt Dr Eva Karamoy M.Th Ketua Jemaat GMIM Petra Sario Tumpaan dan juga Pdt Dr Feybe Lumanauw S Th M.Pc Ketua Jemaat GMIM di Singgigilang Tuminting serta Pdt Dr Peggy Sandra Tewu M.Th serta ada juga Pendeta yang lain yang layak diusung menjadi Ketua BPMS.
Selama ini hanya menjadi Wakil Ketua BPMS atau anggota saja. Saatnya Ketua BPMS GMIM dari unsur Pendeta perempuan karena peranya dalam pelayanan sangat besar di GMIM” Jadi kita doakan terus GMIM supaya tetap maju dalam pelayanan” tambah Ruben.(Fanny)






