Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

NTT · 25 Mei 2025 15:41 WITA ·

Pantai Litianak: Surga Tersembunyi di Kabupaten Rote Ndao


Pantai Litianak: Surga Tersembunyi di Kabupaten Rote Ndao Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Pantai Litianak, sebuah destinasi wisata yang menawan, tersembunyi di Desa Holulai, Kecamatan Loaholu, Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Berjarak sekitar 24 kilometer dari kota Ba’a, pantai ini menawarkan pesona alam yang luar biasa, perpaduan keindahan mangrove dan hamparan pasir putih yang membentang luas. Nama “Litianak” sendiri menyimpan sejarah unik. Konon, nama tersebut berasal dari sebuah pohon di mana, pada masa lalu, jasad musuh atau korban perang digantung. Kedekatannya dengan pantai kemudian melambungkan nama Litianak hingga kini.

Kawasan Pantai Litianak didominasi oleh pohon mangrove jenis Soniratia yang rimbun, menutupi lahan seluas 2 hektar yang dilindungi. Bayangkan, berjalan di atas jembatan sepanjang 263 meter, dikelilingi oleh hijaunya mangrove dan semilir angin laut. Sesekali, Anda dapat beristirahat di salah satu dari tiga gazebo yang tersedia, menikmati pemandangan laut lepas yang memesona. Tiga menara pemantau pun berdiri kokoh, menawarkan sudut pandang berbeda untuk mengagumi keindahan Pantai Litianak.

Keindahan alamnya semakin lengkap dengan sentuhan pembangunan yang berkelanjutan. Sejak tahun 2019, dana sebesar Rp 459 juta telah dialokasikan untuk menata kawasan ini. Hasilnya, kini Pantai Litianak dilengkapi dengan gapura yang megah, pos tiket yang tertata rapi, dan toilet umum yang bersih dan nyaman. Tak hanya itu, upaya pelestarian dan pengembangan terus dilakukan. Bumdes Desa Holulai membangun empat lopo tradisional pada tahun 2019 dan 2020, menambah sentuhan kearifan lokal pada destinasi wisata ini. Sementara itu, Kementerian Desa RI dan PT Astra International turut berkontribusi dengan membangun warung kuliner dan warung UMKM pada tahun 2021.

Pantai Litianak bukan sekadar pantai biasa. Ia adalah perpaduan harmonis antara sejarah, keindahan alam, dan upaya pelestarian yang terpadu. Investasi dan kerja sama berbagai pihak telah berhasil mentransformasi Pantai Litianak dari sebuah situs bersejarah menjadi destinasi wisata yang menjanjikan, siap menyambut para pengunjung untuk menikmati pesona surga tersembunyi di Rote Ndao.

Reporter:Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,064 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional