Reporter: Dance Henukh
ROTE NDAO, SULUTNEWS.COM — Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao, Moris Bulan, terkait dugaan kekerasan terhadap seorang siswa kelas 3B SD Mokdale berusia 7 tahun menuai reaksi keras dari orang tua siswa.Sebelumnya diberitakan adanya dugaan tindakan kekerasan terhadap siswa tersebut yang diduga dilakukan oleh oknum guru. Dalam informasi yang disampaikan kepada media, siswa disebut mengalami tindakan berupa pemukulan serta didorong hingga terjatuh.
Setelah berita tersebut diberitakan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao, Moris Bulan, disebut menghubungi orang tua siswa untuk memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.Dalam komunikasi itu, Moris Bulan menyampaikan bahwa kejadian yang diberitakan dinilai tidak seperti yang sebenarnya terjadi.“Tidak seperti itu,” demikian pernyataan Moris Bulan sebagaimana disampaikan kepada orang tua siswa.
Pernyataan tersebut kemudian membuat orang tua siswa merasa keberatan dan murka. Pasalnya, orang tua menyatakan bahwa dugaan tindakan yang dialami anak mereka perlu dilihat secara serius dan tidak boleh dianggap sepele, terlebih korban masih berusia 7 tahun.Orang tua siswa meminta agar pihak Dinas Pendidikan tidak hanya berpatokan pada informasi sepihak, tetapi melakukan pemeriksaan secara langsung dengan meminta keterangan dari siswa, orang tua, guru yang diduga terlibat, serta pihak sekolah.
Menurut orang tua, yang paling penting saat ini bukan saling membantah, melainkan memastikan apa yang sebenarnya terjadi terhadap anak mereka.Sikap Dinas Pendidikan juga menjadi sorotan karena menyangkut perlindungan siswa di lingkungan sekolah. Jika benar terjadi tindakan kekerasan terhadap peserta didik, maka persoalan tersebut harus ditangani secara serius sesuai ketentuan dan mekanisme pembinaan disiplin guru.
Sebaliknya, apabila terdapat perbedaan antara informasi yang beredar dengan fakta kejadian, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan juga memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi secara terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi kesimpangsiuran.
Hingga berita ini ditulis, diperlukan penjelasan lebih lanjut dari pihak SD Mokdale mengenai kronologi kejadian serta langkah yang telah dilakukan sekolah terhadap dugaan tersebut.
Media juga membuka ruang bagi Kepala Dinas Pendidikan Moris Bulan, pihak sekolah, maupun guru yang disebut dalam pemberitaan untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab sesuai prinsip keberimbangan pemberitaan.






