Tahuna, Sulutnews.com – Kampus yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina, yakni Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar), kembali melahirkan tenaga ahli madya dan sarjana terapan melalui pelaksanaan Wisuda Tahun 2026. Sebanyak 136 mahasiswa resmi menyandang gelar akademik setelah menyelesaikan pendidikan di berbagai program studi.
Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara, Ferdinand Gansalangi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejak berdiri pada tahun 2006, Polnustar terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja.

“Perlu kami sampaikan pada kesempatan ini bahwa Politeknik Negeri Nusa Utara sejak berdirinya tahun 2006 telah mewisuda sejumlah 3.213 orang wisudawan yang telah bekerja di berbagai bidang, baik di instansi pemerintah maupun sektor swasta,” ujar Gansalangi.
Pada wisuda tahun ini, Polnustar mewisuda sebanyak 33 lulusan Sarjana Terapan dan 103 lulusan Diploma III.
Untuk jenjang Sarjana Terapan, seluruh lulusan berasal dari Program Studi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan dengan jumlah 33 orang.
Sementara itu, lulusan Diploma III terdiri dari Program Studi Keperawatan sebanyak 52 orang, Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan sebanyak 11 orang, di mana lima di antaranya telah bekerja atau sedang menjalani program magang, Program Studi Teknologi Budidaya Ikan sebanyak 4 orang, serta Program Studi Sistem Informasi sebanyak 36 orang.

Direktur Polnustar berharap para lulusan dapat menjadi generasi yang mampu mengharumkan nama almamater dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di wilayah kepulauan dan perbatasan.
“Momentum wisuda ini bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal untuk mengabdikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Dengan bertambahnya 136 wisudawan pada tahun 2026 ini, Polnustar semakin menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan vokasi yang terus menghasilkan lulusan berkualitas dan siap menjawab kebutuhan dunia kerja di tingkat lokal maupun nasional. (Andy Gansalangi)






