
Foto : Ketua Kwartir Cabang Bolmong Utara Dr. Nazarudin Maloho, S.Pd, M.Si, menyerahkan piala lomba kejuaraan.
Bolmong Utara, Sulutnews.com – Api unggun dalam Pramuka bukan sekadar kegiatan api unggun biasa, tetapi sarat dengan makna filosofis yang mendalam.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Dr. Nazarudin Maloho, S.Pd, M.Si pada penutupan acara Perkemahan Pramuka di Bumi Bina Taruna Inomunga. Kamis (14/08/2025).
“Api unggun mengajarkan semangat, persatuan, kekuatan, penerangan, dan kehangatan, yang semuanya merupakan nilai-nilai penting dalam kepramukaan dan kehidupan.”
“Kobaran api yang menyala melambangkan semangat juang, antusiasme, dan ketahanan dalam diri setiap anggota Pramuka. Semangat ini diharapkan tidak pernah padam, seperti api yang terus menyala.”
“Api unggun menjadi titik pusat kegiatan perkemahan, tempat berkumpul dan berinteraksi seluruh anggota. Hal ini menciptakan suasana keakraban, persatuan, dan kebersamaan di antara mereka.”
Menurut Ketua Kwartir Bolmong Utara, Gerakan Pramuka di Indonesia lahir pada 14 Agustus 1961, pada tahun 2025 sudah berusia 64 tahun.
Awalnya, gerakan kepanduan di Indonesia sudah ada sejak masa penjajahan Belanda, namun baru pada tahun 1961, melalui Keputusan Presiden, Gerakan Pramuka secara resmi dibentuk dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.
“Praja Muda Karana (Pramuka) merupakan satu-satunya gerakan kepanduan yang berkembang di Indonesia. Gerakan ini sudah menjadi kegiatan ekstrakurikuler bahkan sejak bangku sekolah dasar (SD).” Ujar Maloho
Di Tanah Air, gerakan kepanduan masuk jauh sebelum proklamasi kemerdekaan. Salah satu tokoh pendiri gerakan kepanduan nasional adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX, karena itu ia juga dikenal sebagai Bapak Pramuka.
Sesudah menutup acara perkemahan, Ketua Kwartir diberikan kehormatan menyerahkan piala juara umum Kaidipang.
Dari 12 kegiatan yang dilombakan; diikuti 6 kecamatan tingkat SD dan SMP Bolmong Utara, yang meraih Juara Umum dari Kecamatan Kaidipang dengan 4 medali emas, 6 medali perak, dan 5 medali perunggu.
Kepala SDN 2 Kaidipang Ny. Mardiana Tonote, S.Pd terlihat wajahnya sangat bergembira karena murid-muridnya meraih 3 medali emas.
”Kami berhasil merebut lomba kejuaraan 3 medali emas, pertama juara 1 PBB Tongkat, kedua, juara 1 lomba upla-uplaga, ketiga, juara 1 Cerdas Cermat Pramuka,” pungkasnya.
Camat Kaidipang Sudurin Sehe, S.Pd.I, sebagai tuan rumah diberi kehormatan menyerahkan piala kejuaraan yang dilombakan bersama pimpinan Kwartir Pramuka Bolmong Utara.
Acara ini berakhir bersamaan padamnya api unggun memberikan kehangatan dalam suasana malam yang dingin di perkemahan. Kehangatan ini juga dapat diartikan sebagai kehangatan hubungan antar anggota Pramuka, saling mendukung, dan peduli satu sama lain. *** GG












