Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Hukrim · 30 Jul 2024 05:32 WITA ·

Mabuk Miras Tony Tassi Warga Desa Kuli Ancam Bunuh Tetangganya Dengan Parang


Mabuk Miras Tony Tassi Warga Desa Kuli Ancam Bunuh Tetangganya Dengan Parang Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Sebuah keributan pecah di Desa Kuli Dusun Danole pada Senin malam, melibatkan Tony Tassi, warga setempat, yang menanyakan pemasangan baliho kampanye Paket Ita Esa oleh Paulus Henuk.

Menurut saksi mata, Ande Boak, Tony Tassi datang ke rumahnya dan bertanya, “Siapa yang pasang ini baliho Paket Ita Esa Bapak Paulus Henuk?” Ande Boak menjawab, “Saya dan Bobby Tassi yang pasang.” Mendengar jawaban tersebut, Tony Tassi marah dan berkata, “Kenapa basong (kalian) tidak tanya saya dulu,” yang kemudian memicu keributan.

Salah satu warga, Yanti, keluar dari dalam rumahnya dan berkata, “Sudah, kalau memang kakak tidak mau pasang balihonya di situ, biar cabut saja itu baliho dan pasang saja di depan saya punya rumah.” Pernyataan ini semakin memanaskan situasi, dengan Tony Tassi membawa-bawa nama suami Yanti yang sudah meninggal.

Anderias Tassi, tak lain adalah Bapa mertua Yanti sekaligus bersama warga setempat, mendatangi tempat kejadian dan bertanya, “Ada masalah apa sampai ribut malam-malam begini?” Tony Tassi yang marah kemudian mencekik Anderias Tassi sambil mengangkat parang yang dibawanya. Namun, Anderias Tassi berhasil menyikut tangan Tony yang memegang parang dan segera lari ke dalam rumah untuk mengunci pintu.

Setelah kejadian tersebut, Anderias Tassi melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian Polsek Lobalain Namun, ketika polisi tiba di lokasi, Tony Tassi sudah melarikan diri dan tidak diketahui keberadaannya.

Anderias Tassi berharap masalah ini dapat diproses lebih lanjut oleh pihak kepolisian sesuai dengan laporan yang telah dibuat.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,469 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Kapolres Asahan Minta Warga Tenang Kasus Dugaan Penistaan Agama Ditangani Polda Sumut

20 Mei 2026 - 23:09 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Trending di Internasional