Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Manado · 19 Nov 2024 12:06 WITA ·

Kadis PPPA Sulut Wanda Musu : Tahun 2024 Meningkat Masalah Kekerasan Perempuan dan Anak


Foto - Kadis PPPA Sulut Wanda Musu SE ME Perbesar

Foto - Kadis PPPA Sulut Wanda Musu SE ME

Manado, Sulutnews.com.Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sulut Wanda Musu SE ME mengatakan, hinga menjelang akhir tahun 2024 meningkat laporan masalah kekerasan perempuan dan anak yang mereka terima dari masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Kadis PPP3A Sulut Wanda Musu SE ME kepada wartawan Sulutnews.com dan Lacakpost.com pekan lalu dikantornya.

Menurut Wanda Musu meningkatnya laporan masalah kekerasan yang mereka terima karena masyarakat mulai sadar dan mengerti dan berani untuk melaporkan bila ada masalah kekerasan baik perempuan dan anak.
Karena masalah yang mereka hadapi tidak membebani mereka dengan biaya apabila mengurus perkara hinga kerana hukum
Karena kami yang menyiapkan pengacara dan ahli Phiskolog dan melakukan pendampingan” Jadi cukup meningkat laporan yang masuk” katanya.

Laporan yang masuk ada langsung ke Dinas PPP3A di Provinsi tapi ada di Kabupaten dan Kota. Untuk menyelesaikan masalah ada ditangani di Kabupaten dan Kota dan juga Perwakilan Dinas PPP3A Sulut lewat Unit Pelaksana Teknis Daerah ( UPTD) Sulut.” Jadi kita cepat melakukan penyelesaian ada yang diselesaikan secara damai ada sampai kerana hukum atau diselesaikan di Pengadilan” kata Wanda Musu.

Ditambahkan dari data yang ada laporan yang masuk dari 15 Kabupaten dan Kota itu selain kekerasan terhadap perempuan ada juga masalah anak dan bulling di sekolah dan Kampus.

Saat ini pihaknya terus melakukan juga sosialisasi bersama Satgas di Sekolah sekolah dan Kampus – Kampus. Satgas yang ada sangat berperan penting untuk sosialisasi agar tidak ada kekerasan disekolah.

Wanda menambahkan pihaknya juga saat ini ada pakar pakar hukum dan pengacara serta pakar Phiskologi untuk membantu Dinas PPP3A dalam menyelesaikan masalah kekerasan perempuan dan anak yang dilaporkan masyarakat.” Kita kerja cepat dan tuntas didukung sumber daya manusia ( SDM) yang berkualitas” kata Wanda Musu. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,031 kali

Baca Lainnya

208 Siswa SMK Negeri 1 Tondano Berkompeten Setelah Ikut UKK Tujuh Program Keahlian

25 April 2026 - 12:58 WITA

Felly Estelita Runtuwene Jadi Pembicara di Kuliah Umum Universitas Klabat

25 April 2026 - 10:33 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna LKPJ Gubernur Tahun 2025. Fransiscus A Silangen Apresiasi Keberhasilan Sulut

25 April 2026 - 08:02 WITA

Felly Estelita Runtuwene Kunjungi Universitas klabat Pendirian Fakultas Kedokteran Siap Dilakukan

25 April 2026 - 06:24 WITA

208 Siswa SMK Negeri 1 Tondano Berkompeten Setelah Ikut UKK Tujuh Program Keahlian

24 April 2026 - 23:34 WITA

Stefanus BAN Liow Pimpin Rakor Internal DPD ABPEDNAS Sulut

24 April 2026 - 22:48 WITA

Trending di Manado