Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

NTT · 25 Nov 2025 17:13 WITA ·

Gubernur NTT Melky Laka Lena Resmikan Pelatihan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih


Gubernur NTT Melky Laka Lena Resmikan Pelatihan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Perbesar

Kupang, Sulutnews.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melky Laka Lena, membuka secara resmi Pelatihan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT dan Kementerian Koperasi dan UKM RI. Acara yang berlangsung di Hotel Aston Kupang pada Senin, 24 November 2025, ini dihadiri oleh 404 peserta yang terdiri dari PMO (Project Management Office), Business Assistant, serta tenaga pendamping desa/kelurahan.

Dalam pidato pembukaannya, Gubernur Melky Laka Lena menegaskan bahwa KDKMP adalah program prioritas nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus memacu kemandirian desa di seluruh pelosok NTT.

Gubernur Melky Laka Lena menyoroti potensi besar yang dimiliki desa-desa di NTT, mulai dari komoditas kopi, kakao, mete, garam, rumput laut, sumber energi baru terbarukan (EBT), hingga sektor pariwisata. Ia juga menekankan pentingnya sinergi program ini dengan inisiatif unggulan provinsi seperti OVOP (One Village One Product), OSOP (One School One Product), dan OCOP (One Church One Product).

Gubernur Melky Laka Lena juga mengingatkan pentingnya sinergitas antara kepala desa/lurah, pengurus koperasi, dan para pendamping dalam mewujudkan keberhasilan program ini. Semangat gotong royong yang menjadi ruh koperasi harus terus dijaga, dengan prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat.

“Kunci keberhasilan pendampingan terletak pada sinergi yang solid antara kepala desa/lurah, pengurus koperasi, dan pendamping. Semangat koperasi yang gotong royong harus terus diimplementasikan, dengan prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat,” tambahnya.

Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para pendamping sebagai ujung tombak dalam mengembangkan koperasi modern yang profesional, transparan, dan berkelanjutan di seluruh NTT. KDKMP bukan sekadar urusan administrasi, melainkan lokomotif penggerak ekonomi kerakyatan yang harus dikelola dengan serius sejak awal.

Gubernur Melky Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Koperasi dan UKM, para narasumber dari Politani dan Poltek Kupang, serta seluruh peserta atas partisipasi aktifnya. Ia berharap, melalui pelatihan ini, koperasi desa di NTT dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,016 kali

Baca Lainnya

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Dua Perwira Tidak Suka Dipuji Langkah Sederhana Penuh Ketulusan

20 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Kepolisian