Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

NTT · 14 Des 2025 06:16 WITA ·

Gubernur NTT Buka Pertemuan Diaspora: Satukan Energi untuk Kemajuan NTT yang Inklusif


Gubernur NTT Buka Pertemuan Diaspora: Satukan Energi untuk Kemajuan NTT yang Inklusif Perbesar

Kupang,Sulutnews.com –  Gubernur NTT Melky Laka Lena telah membuka Pertemuan Diaspora NTT bertema “Kolaborasi dan Sinergi untuk Kemajuan NTT”, yang diisi oleh kehadiran warga NTT yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara. Acara ini menjadi ruang penting untuk menyatukan kekuatan besar diaspora yang selama ini belum terkonsolidasikan secara menyeluruh.

Dalam pidatonya, Gubernur Melky menegaskan bahwa penguatan jaringan diaspora telah menjadi mimpi lamanya. Pengalamannya memimpin Ikatan Keluarga NTT (IKNTT) Yogyakarta tahun 2000–2002 membuatnya percaya akan potensi besar komunitas perantau, namun perlu upaya lebih untuk menyatukan energi mereka. “Forum seperti ini harus terus kita hidupkan,” tegasnya.

Selama berbagai kunjungan kerja, Gubernur melihat langsung kontribusi signifikan warga NTT di daerah lain – mulai dari sektor konstruksi di Papua Barat, posisi strategis di Batam, hingga tantangan sosial di Bali. Ribuan diaspora di Jawa juga disebutkan telah lama menunggu perhatian pemerintah daerah. Untuk mengatasi kendala dokumen kependudukan yang sering dihadapi, ia menekankan bahwa layanan dukcapil kini terhubung nasional, sehingga proses dapat dipercepat untuk mengakses BPJS, bantuan sosial, dan layanan lainnya.

Potensi diaspora di bidang politik, bisnis, dan investasi juga dipandang sebagai modal besar untuk mendorong pembangunan. Selain itu, Gubernur mengingatkan bahwa arah pembangunan harus fokus pada ekonomi kerakyatan – dengan menggerakkan UMKM, mengatur ulang pola fiskal, dan mendorong perbankan untuk memberi ruang lebih luas bagi sektor produktif. “Kita ingin uang berputar di bawah, masyarakat bergerak, dan PAD meningkat,” jelasnya.

Acara yang diinisiasi Badan Penghubung NTT dihadiri oleh diaspora dari 17 provinsi, yang membawa semangat besar untuk ikut membangun daerah. Besok, mereka juga akan tampil dalam Pameran Pembangunan NTT ke-67 untuk menyapa masyarakat.

Di akhir pidato, Gubernur mengajak semua pihak untuk bersatu: “Mari kita satukan jaringan, kolaborasi, dan kasih untuk membangun NTT yang lebih maju dan inklusif. Baku sayang, baku jaga, dan terus bergerak untuk NTT.”

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 963 kali

Baca Lainnya

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Dua Perwira Tidak Suka Dipuji Langkah Sederhana Penuh Ketulusan

20 Mei 2026 - 11:52 WITA

Trending di Kepolisian