Menu

Mode Gelap
Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon Tamuntuan Bawa Bantuan Bencana Ke Kampung Laine HCB Tunaikan Janjinya, 28 Desember 2023, Kick-off UKW PWI Bantuan BUMN Dimulai di Aceh, NTT dan Sulut

NTT · 1 Feb 2023 06:35 WIB ·

Diduga Polisi Melakukan Pembiaran Praktik Tambang Ilegal di Pulau Rote


 Diduga Polisi Melakukan Pembiaran Praktik Tambang Ilegal di Pulau Rote Perbesar

NTT Rote Ndao,Sulutnews.com — Praktek ilegal tambang pasir dan penambangan galian C marak terjadi di wilayah Kabupaten Rote Ndao akhir-akhir ini.

Praktik penambangan ilegal ini sudah berlangsung lama dan dilakukan secara terbuka oleh Oknum Oknum Tertentu .

Redaksi ini mencoba melakukan penelusuran terkait aksi kegiatan tambang pasir yang dilakukan apakah memiliki izin atau tidak. Ternyata tambang pasir ilegal dan penambangan galian c di kabupaten Rote Ndao belum memiliki ijin OP.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Alam Mineral (ESDM) Provinsi NTT, Yusuf Adoe, dikonfirmasi Media ini , 27 Januari 2023
Mengatakan di Kabupaten Rote Ndao, semua perusahaan tambang pasir dan galian C tidak memiliki Ijin OP, walau ada masih sebatas ijin eksplorasi saja sehingga tidak boleh beraktifitas, jika ada yang melakukan kegiatan polisi harus menertibkan dan bertindak sesuai dengan pasal 160.

” Ditahun 2022 untuk Tambang pasir dan galian C di kabupaten Rote Ndao itu semua nya belum memiliki ijin OP, mereka memiliki ijin Explorasi maka mereka yang masih melakukan kegiatan tambang atau galian C maka harus di kenakan pidana sesuai pasal 160″ jelasnnya.

Kata Yusuf, saat ditanya media ini pihaknya memiliki kewenangan penerbitan ia menolak, menurutnya urusan /atau yang pantas urus kasus tambang ilegal dan galian c itu adalah pihak kepolisian yaitu Polres Rote Ndao, maka polisi harus segera melakukan tindakan hukum sesuai pasal 160 .

” Kalau tanya saya , saya bukan polisi saya hanya membantu mengurus Admitrasi saja untuk urus ijin IUP OP, tetapi jika sampai saat ini masih ada mereka yang melakukan tambang di kabupaten Rote Ndao belum ada ijin OP, yang ada itu hanya ijin Exsprorasi saja, maka polisi segera bertindak, kepada oknum oknum yang bermain tambang dan menjual, karena setau dirinya di kabupaten Rote Ndao belum ada yang mengurus ijin OP di kabupaten Rote Ndao,” imbuhnya.

Oleh karena itu, ada yang klaim dimedia bahwa ada ijin resmi , itu tidak benar, ” jika mereka katakan ijin resmi, ijin resmi yang mana, maka patut media tanyakan ke polisi polres Rote Ndao.” Tegas yusuf adoe dengan nada keras.

Reporter : Dance henukh

Artikel ini telah dibaca 500 kali

Baca Lainnya

Kepolisian Rote Ndao Serius Tangani Kasus Penganiayaan Kepala Desa Saindule

21 February 2024 - 20:43 WIB

Pj Bupati Rote ndao Oder Maks Sombu Sidak Langsung Harga Bahan Pokok di Pasar Busa Langga

21 February 2024 - 12:08 WIB

Pj Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu Pimpin Upacara Apel Korpri

19 February 2024 - 10:25 WIB

Pj Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, Memulai Kunjungan Kerja Hari Pertama Dengan Fokus pada Demokrasi dan Agama

19 February 2024 - 06:21 WIB

Proses Kasus Persetubuhan Empat Terlapor Di Desa Oelasin, Rote Ndao Naik Penyidikan

17 February 2024 - 14:22 WIB

Penyelesaian Kasus Persetubuhan Terhadap Gadis Di Bawah Umur Merupakan Potret Hukum Yang Mandul

15 February 2024 - 11:44 WIB

Trending di Hukrim