SULUTNEWS.Com – Dalam upaya mendukung kebijakan pengembangan industri kreatif dan usaha kecil menengah, Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Utara melakukan kunjungan ke DPRD Provinsi Papua. Terkait hal iniAnggota DPRD Sulut Inggried Sondakh mengatakan study komparasi dilakukan karena produk UMKM perlu terus dikembangankan guna menjadikan sentra -sentra industri kecil dapat terus tumbuh dan berkembang
“Produk UMKM yang dijual di minimarket, khususnya di Sulut menurut saya masih sangat kurang bahkan jarang, sehingga peluang pasar dalam rangka kerja sama antar provinsi perlu twrus dikembangkan,” kata Sondakh.
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut ini juga menyinggung so kawasan ekonomi khusus (KEK). Dimana untuk Sulut ada dua KEK yakni di Bitung dan Likupang. “Dalam pertemuan itu juga saya menyinggung mengenai hubungan kalau kemitraan Komisi II DPRD Papua dengan Disperindag atau dinas terkait. Ini mengenai aspirasi kita sebagai wakil rakyat, apakah diakomodir secara optimal atau seperti apa,” tambahnya.
Terungkap pada pertemuan yang di gelar di lantai 7 kantor DPRD Provinsi Papua tersebut terkait CSR Bank Papua yang dibahas. “Kalau dengan Komisi II DPRD Papua seperti apa. Misalnya dana CSR ada kerjasama dengan Komisi II,” urainya. Sondakh sangat bersyukur, ada begitu banyak informasi yang bisa disandingkan dengan kebijakan-kebijakan di Sulut. “Begitu banyak informasi berharga yang didapat. Yang diharapkan bisa memaksimalkan tugas kami sebagai wakil rakyat di Sulut,” tandasnya.(josh tinungki)





