Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 14 Okt 2024 06:26 WITA ·

Astaga..!! Dugaan Korupsi (GD-OTA) Dimasa Kepemimpinan E2L Belum Tuntas


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO,Sulutnews.com– Kasus korupsi Gerakan Daerah Orang Tua Asuh (GD-OTA) tahap ke dua tahun anggaran 2009 senilai Rp.8.8 Miliar  diduga masih belum tuntas. Terbukti kasus Korupsi yang terjadi dimasa kepemimpinan Bupati Elly Engelbert Lasut (E2L), kini mulai di proses yang saat ini telah diserahkan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Melalui surat nomor R-2197/F.2/FD.1/06/2024 Tanggal 7 Juni 2024. Terkait dugaan perilaku korupsi pejabat, Andreas Sabawa Ketua FRAKO (Forum Anti Korupsi) Sulawesi Utara menantang Kajari Talaud agar mengusut tuntas dugaan Korupsi yang menyebabkan rencana pembangunan di Kabupaten Kepulauan Talaud tidak berjalan maksimal

“Sekali lagi kami menantang pihak Kejari untuk benar-benar mengusut hingga ke akar-akanya akan masalah tersebut,  dan memberi sanksi tegas kepada para pelaku. Negara tidak akan pernah maju jika para pelaku korupsi terus melenggang bebas”. Tegas Andreas

Sementara itu, Ronald Ginting selaku Jubir GTI (Garda Tipikor Indonesia) Sulawesi Utara senada menyampaikan bahwa tindakan korupsi merupakan tindakan yang sangat merugikan Negara. Kami percaya kepada pihak Kejari namun kepercayaan itu akan luntur jika kemudian pihak kejari terkesan lunak dalam menangani kasus yang sedang berlangsung .

“Sebagai warga negara yang baik kita sepatutnya menunggu hasil yang sedang dilakukan oleh pihak kejari Kabupaten Kepulauan Talaud, namun kami akan terus memberi tanda warning kepada pihak Kejari agar benar-benar serius mengusut kasus tersebut,”Tutup Ronald .(Josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 1,736 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lima Fraksi DPRD Sulut Setujui Perubahan KUA PPAS APBD 2026

26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

Gubernur Beberkan Rincian Pendapatan Daerah di Perubahan KUA-PPAS 2026, Naik Rp 3,2 Triliun

26 Agustus 2026 - 10:25 WITA

Pemprov Sulut Salurkan Bantuan Rp.750 Juta Untuk Bencana NTT

25 Agustus 2026 - 10:19 WITA

Gelar Lomba Rakyat, DPC Partai Demokrat Minahasa Bangun Kebersamaan Bersama Rakyat

25 Agustus 2026 - 10:04 WITA

Gelar Lomba Rakyat, Partai Demokrat Nyatakan lebih Dekat Dengan Rakyat.

23 Agustus 2026 - 22:12 WITA

Kembangkan Literasi Bagi Anak Pesisir, Alumni Frasus 86 Manado Gelar Lomba Mewarnai dan Games di Mangruve Park Wori

23 Agustus 2026 - 12:11 WITA

Trending di Manado