
Foto : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bolmong Utara
Kasi Politik dan Ormas Firli Pontoh, Spd, diwakili Kasi Konflik Irsal Olii. SIP, MM, telah menerima berkas admistrasi Partai Buruh Bolmong Utara.
Bolmong Utara, Sulutnews.com – Kepengurusan Executive Committee (EXCO) Partai Buruh Kabupaten Bolaang Mongondow Utara resmi terbentuk.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bolmong Utara Kasi Politik dan Ormas Firli Pontoh, Spd, diwakili Kasi Konflik Irsal Olii. SIP, MM, telah menerima berkas admistrasi Partai Buruh Bolmong Utara. Senin (15/09/2025).
Dalam struktur yang telah disepakati, Suphan Hassan, S.Pd.I atau pria yang akrab disapa Papa Riska’ dipercaya sebagai Ketua EXCO Partai Buruh Kabupaten Bolmong Utara.
Suphan Hasan dikenal masyarakat sebagai politisi senior dan mantan wakil rakyat di DPRD Bolmong Utara. Saat ini sebagai seorang pengusaha wiraswasta di bidang perdagangan.
Sementara itu, posisi Sekretaris Partai Buruh Bolmong Utara diisi oleh Muhammad Alghifari Z.Nur sering disapa Donny; pengusaha percetakan dan lapak swalayan, aktifis automotif club dan pengurus beberapa organisasi kemasyarakatan. Bendahara dipercayakan kepada Devianti Datuela karyawan swasta.

Foto : Pengurus Partai Buruh Bolmong Utara Suphan Hassan, S.Pd.I dipercaya sebagai Ketua EXCO Partai Buruh Bolmong Utara, dan Sekretaris Muhammad Alghifari Z.Nur sering disapa Donny.
Dalam keterangannya, Suphan Hassan menegaskan komitmennya untuk mengibarkan bendera perjuangan Partai Buruh di wilayah Bolaang Mongondow Utara, khususnya dalam memperjuangkan hak-hak pekerja, buruh, dan rakyat kecil.
“Partai Buruh hadir bukan hanya sekedar untuk politik elektoral, tetapi lebih dari itu, menjadi wadah perjuangan kelas pekerja. Kami siap turun ke lapangan, mendengar suara rakyat, serta mengorganisir kekuatan buruh agar semakin kuat,” tegas Suphan’.
Suphan juga menekankan bahwa kepengurusan EXCO di tingkat kabupaten akan terus berkoordinasi dengan struktur organisasi di tingkat provinsi hingga pusat. Hal ini dinilainya penting agar garis perjuangan Partai Buruh tetap konsisten dan searah dengan agenda nasional.
“Dengan terbentuknya EXCO Partai Buruh Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diharapkan gerakan buruh dan rakyat di daerah semakin solid dalam menghadapi tantangan ekonomi maupun sosial ke depan,” ujarnya.
“Partai Buruh menargetkan menjadi saluran politik alternatif yang benar-benar berpihak pada rakyat pekerja,” pungkas Suphan Hasan.
Penjelasan lebih lanjut disampaikan Sekertaris Donny; Partai Buruh merupakan salah satu partai politik yang berperan penting dalam kancah politik Indonesia.
Partai ini didirikan pada tanggal 28 Agustus 1998, sekitar 3 bulan setelah lengsernya Presiden RI ke-2 Soeharto akibat peristiwa Reformasi 21 Mei 1998.
Pada awalnya, partai ini menggunakan nama “Partai Buruh Nasional” yang dipimpin oleh Muchtar Pakpahan (alm) dan berpartisipasi dalam pemilu 1999 dengan nomor urut 37.
Kemudian, dalam pemilu 2004, partai ini berubah nama menjadi “Partai Buruh Sosial Demokrat” dengan nomor urut 2.
Pada pemilu 2009, partai ini kembali bertransformasi menjadi nomor urut 44. Setelah absen dari pemilu pada 2014 dan 2019, Partai ini kembali berkiprah dalam politik nasional melalui deklarasi hasil kongres yang digelar pada tanggal 4-5 Oktober 2021 di Jakarta.
Kongres tersebut dihadiri oleh 4 konfederasi serikat pekerja terbesar dan sekitar 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, forum guru dan tenaga kerja honorer, serta serikat petani dan nelayan.
Saat itu, Said Iqbal ditetapkan sebagai Presiden Partai Buruh, yang merupakan tokoh dari berbagai unsur organisasi serikat pekerja, seperti FSPMI, ORI-KSPSI, SPI, KPBI, RRI Unsur FSP KEP, RRI Unsur FSP FARKES Reformasi, FPTKHSI, dan GPI.
Hingga saat ini, partai ini telah memiliki perwakilan daerah di 34 provinsi, 514 perwakilan tingkat kabupaten/kota, dan lebih dari 6.000 perwakilan di tingkat kecamatan.
Partai ini juga mengutamakan keterwakilan perempuan dalam pengurusnya, dengan lebih dari 30% jumlah pengurusnya adalah perempuan.
Pada tanggal 14 Desember 2022, Partai Buruh secara resmi dinyatakan lolos ikut serta dalam Pemilu 2024 dan mendapatkan nomor urut 6 saat hari pengundian nomor urut di kantor KPU pusat, Jakarta.

Foto : Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Presiden Partai Buruh Said Iqbal (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban (kiri), dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Ind. /Adimaja/ANTARA.
Partai tersebut mengidentifikasi dirinya sebagai partai yang memperjuangkan hak-hak untuk kesejahteraan hidup yang layak bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Visi Partai Buruh :
Visi dari Partai Buruh adalah mewujudkan Indonesia sebagai negara sejahtera atau “welfare state.” Di dalam visinya, terdapat tiga prinsip utama dalam negara sejahtera, yaitu kesetaraan kesempatan, distribusi kekayaan yang adil dan merata, serta tanggung jawab publik.
Prinsip-prinsip tersebut kemudian diturunkan dalam 13 sasaran kerja partai:
- Kedaulatan rakyat
- Lapangan kerja
- Pemberantasan korupsi
- Jaminan sosial
- Kedaulatan pangan, ikan, dan ternak
- Upah yang layak
- Pajak yang berkeadilan
- Hubungan industrial
- Lingkungan hidup, HAM, dan masyarakat adat
- Perlindungan perempuan dan anak muda
- Pemberdayaan kelompok difabilitas
- Perlindungan dan advokasi tenaga honorer
- Penguatan koperasi dan BUMN
Makna Logo Partai Buruh :
Lambang Partai Buruh menggambarkan padi dengan 33 bulir dan 3 rumpun padi. Di bawah gambar padi, terdapat tulisan “Negara Sejahtera” sebagai tujuan pendirian Partai Buruh. Warna dasar lambang adalah oranye, yang turut tercermin dalam atribut partai, seperti jaket, spanduk, dan aksesoris lainnya. *** GG






