Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 6 Agu 2025 23:18 WITA ·

Desa Oelasin Diduga Abaikan Instruksi Bupati Rote Ndao dalam Penyaluran Beras CBP


Desa Oelasin Diduga Abaikan Instruksi Bupati Rote Ndao dalam Penyaluran Beras CBP Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Penyaluran Beras Cadangan Pemerintah (CBP) di Desa Oelasin menjadi sorotan setelah diduga tidak mengikuti instruksi Bupati Rote Ndao. Selain itu, dugaan penyelewengan dalam penyaluran beras ini juga mencuat, dengan Kepala Desa (Kades) Yermia Octavianus dituding menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi.

Warga Dusun Fau mengungkapkan bahwa pada Selasa, 6 Agustus 2025, mereka tidak menerima undangan resmi untuk pengambilan beras CBP, yang seharusnya menjadi prosedur standar sesuai arahan Bupati Rote Ndao. Mereka hanya menerima panggilan telepon dari Kades Yermia.

“Kepala Desa Oelasin hanya telepon kami, suruh datang ambil beras. Katanya undangan sudah ada di kepala desa,” tegas seorang warga dengan nada kesal.

Praktik ini memicu kecurigaan adanya penyalahgunaan jabatan oleh Kades Yermia. Penyaluran beras yang tidak transparan dan tanpa undangan resmi menimbulkan pertanyaan serius mengenai akuntabilitas pengelolaan bantuan pemerintah di Desa Oelasin. Ketiadaan undangan resmi juga membuka potensi manipulasi data penerima manfaat, yang bertentangan dengan prinsip penyaluran bantuan yang adil dan merata.

Warga Dusun Fau mendesak pihak berwenang untuk segera menginvestigasi dugaan penyelewengan CBP ini secara menyeluruh. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci dalam penyaluran bantuan sosial, memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah sangat bergantung pada pengelolaan program bantuan yang jujur, transparan, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Hingga berita ini diturunkan, Kades Yermia Octavianus belum memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut.

Reporter: Danche Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,879 kali

Baca Lainnya

Ketua MD GPdI: Pdt. Davit Selan Tidak Mengaku, Korban dan Keluarga Pergi

26 April 2026 - 17:03 WITA

Dari Pelosok Menuju Puncak: Kepala Sekolah UPTD SD Negeri Nduadi di Desa Sotimori

26 April 2026 - 03:29 WITA

Festival Literasi Baca: Pertunjukan Budaya Warnai Malam Penutupan

26 April 2026 - 02:48 WITA

Dokumen Kesimpulan Penggugat dalam Perkara Nomor 1/G/2026/PTUN.MDN

25 April 2026 - 11:51 WITA

Kepala SD Nduadi dan Kepala UPTD SMPN 1 Ndao Diapresiasi Berprestasi dalam Pengelolaan Dana BOS Oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao

25 April 2026 - 11:34 WITA

Kepala UPTD SMP Negeri 1 Lobalain Tidak Ada Kemampuan: Kondisi Memprihatinkan di Tengah Pusat Kota

25 April 2026 - 11:19 WITA

Trending di News