
Bolmut, Sulunews.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) adalah badan pengelola investasi strategis yang mengonsolidasikan dan mengoptimalkan investasi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Kamis (27/02/2025).
Presiden RI Ke 8 Prabowo Subianto menyatakan,

“Hari ini adalah tonggak sejarah. Setelah hampir 80 tahun, kini tiba saatnya bagi generasi kita untuk mewujudkan visi para pendiri dan pendahulu bangsa memastikan bahwa kekayaan Indonesia dikelola secara optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat,”
Nama ”Daya Anagata Nusantara” diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. “Daya” berarti energi, “Anagata” berarti masa depan, dan “Nusantara” merujuk pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang secara keseluruhan mencerminkan kekuatan dan potensi masa depan Indonesia.


Badan ini dipimpin oleh seorang kepala eksekutif (CEO), Rosan Roeslani.
Badan ini disebut merupakan hasil perpaduan antara fungsi Otoritas Investasi Indonesia (INA), yang lebih dahulu dibentuk, dan fungsi Kementerian Badan Usaha Milik Negara.
Danantara diproyeksikan menjadi perusahaan investasi global terbesar di Asia seperti Temasek milik Singapura maupun Khazanah milik Malaysia.
Sejarah :
Sejak 22 Oktober 2024, Danantara dipimpin oleh seorang ketua, Muliaman Darmansyah Hadad.
Hingga 6 November 2024, peluncuran Danantara masih menunggu Presiden Prabowo Subianto karena ia akan melakukan kunjungan kepresidenan dan revisi hukum terhadap dokumen-dokumen yang menyusunnya.
Pada tanggal 24 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Danantara, ditandai dengan ditandatanganinya undang-undang nomor 1 tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas undang-undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha milik Negara dan peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 2025 tentang organisasi dan tata kelola badan pengelola investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Kemudian dilanjutkan dengan ditandatanganinya Keputusan Presiden Nomor 30 tahun 2025 tentang pengangkatan dewan pengawas dan badan pelaksana Badan Pengelola Investasi dan Daya Anagata Nusantara.


Organisasi :
Tujuan dibentuknya Danantara adalah meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan BUMN, mengoptimalkan dividen, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Tugas utama Danantara ialah mengelola dividen BUMN. Sementara kewenangannya ialah:
1. Mengelola dividen holding investasi, dividen holding operasional, dividen BUMN.
2. Menyetujui penambahan dan/atau pengurangan penyertaan modal pada BUMN yang bersumber dari pengelolaan dividen.
3. Bersama Menteri BUMN membentuk holding investasi dan holding operasional.
4. Bersama Menteri BUMN menyetujui usulan hapus buku dan/atau hapus tagih atas aset BUMN yang diusulkan oleh holding investasi atau holding operasional.
5. Memberikan pinjaman, menerima pinjaman, dan mengagunkan aset atas persetujuan presiden.
6. Mengesahkan dan mengonsultasikan kepada alat kelengkapan DPR RI yang membidangi BUMN atas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) perusahaan induk investasi dan induk operasional.
BUMN Di Bawah Danantara :
Akibat terbentuknya Danantara, tujuh BUMN telah keluar dari pengelolaan Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan ditempatkan langsung di bawah Danantara:
* Bank Mandiri
* Bank Rakyat Indonesia
* Perusahaan Listrik Negara
* Pertamina
* Bank Negara Indonesia
* Telkom Indonesia
* MIND ID
Ketika beroperasi penuh, Danantara diperkirakan akan mengelola dana sekitar Rp.14,72 kuadriliun (US$900 miliar), gabungan total aset tujuh badan usaha milik negara.
Pada tahun 2024, Muliaman Hadad, yang kala itu merupakan Ketua Danantara, menyebut lembaga serupa Danantara yang lebih dahulu dibentuk, Otoritas Investasi Indonesia (INA), akan “dikonsolidasikan” dengan Danantara. Hingga peluncuran Danantara, INA masih berdiri sendiri dan belum digabungkan ke Danantara.

Struktur Kepengurusan Danantara :
1. Pembina dan Penanggung Jawab:
* Presiden Indonesia, Prabowo Subianto Djojohadikoesoemo
2. Dewan Penasihat:
* Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono
* Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo
3. Dewan Pengawas:
* Ketua: Erick Thohir
* Wakil Ketua: Muliaman Darmansyah Hadad
* Anggota: Sri Mulyani Indrawati
* Anggota: Sir Anthony Charles Lynton Blair
4. Badan Pelaksana
* Kepala Badan Pelaksana/Chief Executive Officer (CEO): Rosan Roeslani
* Holding Investasi/Chief Investment Officer (CIO): Pandu Patria Sjahrir
* Holding Operasional/Chief Operating Officer (COO): Dony Oskaria ***
Referensi :
1. “Daya Anagata Nusantara – Danantara”. danantara.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-02-24.
2. Daelami, Muawwan (2024-11-06). “Pemerintah Menyiapkan Gedung Bapindo sebagai Kantor Danantara Superholding BUMN”. Investor. Diakses tanggal 2024-11-06.
3. Binekasri, Romys. “Menteri BUMN Erick Siapkan Aset Bank Mandiri Buat Kantor Danantara”. CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2024-11-06.
4. Aprilia, Zefanya. “Muliaman: Danantara Bakal Seperti Gabungan Temasek dan Khazanah”. CNBC Indonesia. Diakses tanggal 18 Februari 2025.
5. Indraini, Anisa; Al Hikam, Herdi Alif. “Danantara, Temasek Versi RI Batal Diluncurkan Prabowo Besok”. detikfinance.
6. Darmawan, Aditya Priyatna; Dzulfaroh, Ahmad Naufal (22-10-2024). “Profil Muliaman Darmansyah Hadad, Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara”. Kompas. Diakses tanggal 2024-11-06.
7. antaranews.com (2024-11-06). “Peluncuran Danantara diundur hingga Presiden kembali dari luar negeri”. Antara Berita.
8. Yanwardhana, Emir. “Deretan Konglomerat Ini Hadiri Peluncuran Danantara”. CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2025-02-24.
9. Evandio, Ana Noviani, Akbar (2025-02-24). “Struktur Lengkap BPI Danantara: Badan Pelaksana, Dewan Pengawas, Dewan Penasehat”. Bisnis.com. Diakses tanggal 2025-02-24.
10. “Ini Segudang Tugas Danantara di UU BUMN”. CNN Indonesia. 21 Februari 2025. Diakses tanggal 21 Februari 2025.
11. Indraini, Anisa; Al Hikam, Herdi Alif. “Prabowo Siapkan Danantara, Bagaimana Nasib INA?”. detikfinance. Diakses tanggal 2024-11-06.
12. “Beraset Rp 14,79 Kuadriliun, Danantara Jadi Salah Satu Dana Kekayaan Negara Terbesar di Dunia”. suara.com. Diakses tanggal 2025-02-24.
13. INFOGRAFIS: Profil Badan Pelaksana Danantara







