Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 13 Des 2024 13:54 WITA ·

BBM di Sulut Tiba-Tiba Berkurang Taufik Tumbelaka : Pemerintah Provinsi Jangan Diam


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO, Sulutnews.com – Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Utara tiba-tiba berkurang dan kondisi ini menyebabkan antrian kendaraan terjadi dihampir semua SPBU. Dari pantauan lapangan di sejumlah SPBU / Pom Bensin di Wilayah Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung untuk BBM non solar semuanya penuh dengan antrian.

“Masalah BBM memiliki dampak yang tidak baik terutama sosial ekonomi. Ketersediaan stok yang tidak menentu menjadikan dunia usaha terganggu. Juga dampak terhadap sosial kemasyarakatan aktifitas warga jadi terganggu dan lebih fatal ini terjadi ketika jelang perayaan hari raya Natal dan Tahun baru,” ungkap Taufik masyarakat pengamat Ekonomi Sulut. Jumat (13/12/2024)

Jika dicermati antrian diluar sepeda motor rata-rata diatas 80 kendaraan roda empat dan terlihat tidak ada petugas untuk pengatur kelancaran lalu lintas dan menjaga keamanan. Pertanyaannya, bagaimana peran Pemerintah Provinsi Sulut dalam hal ini Asisten II.” Pemerintah jangan diam harus ada upaya atau langkah untuk segera mengatasi persoalan BBM, karena jika dibiarkan terlalu lama maka tidak hanya Ekonomi dan Sosial kemasyarakatan yang terganggu tetapi bisa meluas ke hal-hal yang menggangu stabilitas keamanan di daerah,” tegas Taufik.

Pemadaman aliran listrik serentak selama 11 jam di Wilayah Suluttenggo yang terjadi pada 10 -11 Desember 2024 jangan sampai dijadikan alasan bagi para pemain BBM sehingga menjadi langkah.”Jangan karena hanya untuk kepentingan pengusaha, kemudian masyarakat yang jadi korban,” ungkap Taufik mengingatkan karena persoalan BBM langkah sering dijadikan celah untuk menjadikan harga naik bukan karena harga Minyak dunia naik tetapi karena hanya untuk menjadikan para pengusaha mencari untung.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,199 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bursa Calon Ketua PWI Sulut Periode 2026- 2031 Sudah Dua Yang Mendaftar John Paransi, Raymond Wowor Untuk DK Baru Satu Calon Vouke Lontaan

16 Maret 2026 - 10:16 WITA

DPRD Sulut Dan Kepsek Mendukung Gubernur Sulut Keluarkan Instruksi Membatasi Pengunaan HP Bagi Siswa Saat Belajar

15 Maret 2026 - 23:37 WITA

Bakti Wanita Advent Jemaat Yerusalem Malendeng Berbagi Takjil bagi Warga Sekitar

15 Maret 2026 - 17:27 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa : Nilai TKA Siswa Kelas IX SMP Harus Tinggi, Karena Menjadi Salah Satu Syarat Masuk SMA dan SMK

14 Maret 2026 - 14:37 WITA

Stevanus BAN Liow Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Bagi Ratusan Pemuda GMIM di Kota Manado

14 Maret 2026 - 13:00 WITA

Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut Louis Schramm Dukung SKB Tujuh Menteri Terkait Pedoman Pengunaan Digital AI Dalam Pendidikan

13 Maret 2026 - 23:20 WITA

Trending di Manado