Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com . ROTE NDAO – Jika DPRD Rote Ndao adalah kapal pengawal nasib daerah, maka Fecky Boelan adalah mercusuar yang tak ragu menyalakan cahaya di tengah kabut kebijakan yang samar.
Di tengah polemik data DESIL yang memutus harapan anak-anak miskin untuk beasiswa kuliah, Anggota DPRD Fraksi Hanura ini tampil beda pada rapat 4 Juli 2026. Ia tak diam melihat anggaran pendidikan justru disiapkan untuk ASN yang lanjut S2/S3, sementara anak warga yang sungguh kekurangan terhalang label “mampu” dari data yang dipertanyakan akurasinya.
Pertanyaannya menusuk tepat sasaran:
“ASN itu masuk desil berapa sampai boleh menerima beasiswa dari uang rakyat?”
Bukan sekadar kata-kata. Itu adalah teguran keras: anggaran pendidikan harus jatuh ke tangan yang paling membutuhkan, bukan berbalik memanjakan mereka yang sudah punya kemudahan. Ia mengingatkan: pendidikan adalah satu-satunya jalan keluar kemiskinan bagi anak-anak Rote Ndao—tak boleh ditutup hanya karena data yang salah atau kebijakan yang berat sebelah.
Saat yang lain memilih diam demi kenyamanan, Fecky Boelan memilih berdiri di sisi rakyat. Semoga ini menjadi cermin bagi seluruh wakil rakyat: tugas utama bukan sekadar duduk di kursi empuk, tapi berani bersuara, menjaga uang negara, dan memastikan keadilan benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan.
Fecky Boelan: Saat Wakil Rakyat Berani Tegur Kebijakan yang Salah
Di tengah keruhnya polemik beasiswa daerah Rote Ndao, Fecky Boelan adalah suara yang tak bisa diabaikan.
Dalam rapat 4 Juli 2026, politisi Hanura ini menantang terbuka kebijakan yang memprioritaskan beasiswa S2/S3 bagi ASN, sementara anak-anak keluarga miskin tertutup aksesnya karena data DESIL yang dinilai keliru.
Pertanyaannya tajam:
“ASN masuk desil berapa sampai berhak ambil beasiswa rakyat?”
Ia menegaskan: pendidikan adalah jalan keluar kemiskinan. Anggaran tak boleh disalahalihkan—harus jatuh tepat ke mereka yang sungguh membutuhkan. Di saat yang lain diam, Fecky memilih berdiri di garis depan rakyat. Semoga semakin banyak wakil rakyat yang punya keberanian sama.





