Reporter: Dance Henukh
Sulutnews.com | ROTE NDAO – Seorang pekerja yang mengaku terlibat dalam proyek rehabilitasi berat saluran irigasi di lokasi Baudale menyampaikan bahwa pekerjaan yang dilakukan di lapangan, menurut pengakuannya, hanya berupa plesteran untuk tambal sulam dan bukan pembongkaran maupun pemasangan baru.
“Kami kerja di proyek rehabilitasi berat saluran irigasi di lokasi Baudale hanya menggunakan plesteran untuk tambal sulam. Tidak ada pembongkaran maupun pemasangan baru pada pekerjaan itu. Kalau tidak percaya, silakan Jaksa bongkar dan lihat langsung di lapangan,” ujar pekerja tersebut.
Pengakuan tersebut disampaikan sebagai klaim dari narasumber yang mengaku ikut bekerja pada proyek tersebut. Hingga saat ini, pernyataan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan lapangan oleh aparat penegak hukum maupun instansi teknis yang berwenang.
Sejumlah pihak juga mendorong agar dilakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi fisik saluran irigasi di lokasi Baudale untuk memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi kontrak dan ketentuan yang berlaku.
Sulutnews.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada PT Waskita, pihak pelaksana proyek, PPK, Balai Wilayah Sungai, maupun instansi terkait agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik





