MANADO, Sulutnews.com – Anggota DPRD Sulut, Prof. Paula Runtuwene mengatakan pemerintah penting memikirkan anggaran untuk keberlanjutan program kesehatan di Sulut. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara diskusi yang dilaksanakan benerapa waktu lalu. Menurutnya yang dibutuhkan adalah kesadaran kita bahwa kita tidak hanya bergantung bantuan dari luar tetapi dari dalam diri atau pemerintah kitas di daerah .
“Yang dibutuhkan adalah satu kesadaran. Bahwa kita tidak hanya berharap bantuan dari luar, dari Global Fund. Tapi bagaimana dari dalam kita sendiri, termasuk pemerintah dan berbagai segmen, bisa memahami bahwa kita patut memberi perhatian,” ujar Paula.
Ia menyoroti peran panjang program yang yang sudah berjalan lebih dari 20 tahun. Selama ini, program tersebut mendapat dukungan melalui berbagai gelombang bantuan dan telah menjalankan edukasi, pendampingan sosial, dan berbagai kegiatan komunitas.“Data sudah sangat jelas, keprihatinan kita juga jelas. Kalau kita tidak lakukan dari sekarang, bagaimana kondisi daerah kita ke depan,” lanjutnya.
Ia menilai sudah saatnya pemerintah memberikan perhatian khusus, termasuk melalui alokasi anggaran. Ia mendorong agar pada APBD tahun 2027, pemerintah mengalokasikan dukungan bagi program-program yang selama ini berjalan di Komisi daerah Sulawesi.“Kami dari segi kebijakan, saya mewakili komisi kesehatan, melihat ini sebagai satu pemahaman bersama. Kita patut mendukung. Pemerintah harus mengalokasikan, DPR juga melihat dari segi kebijakan dan anggaran,” tegasnya.
Menurutnya, jika dukungan dana dari luar dihentikan, maka keberlanjutan program tidak boleh terhenti. Pemerintah dan pemangku kepentingan harus mengambil peran agar upaya yang sudah berjalan puluhan tahun bisa terus berlanjut.“Jangan sampai karena dana dihentikan lalu programnya berhenti juga. Ini kebanggaan kita bersama, dan kita semua suka kalau ini bisa terus jalan,” tutupnya.(josh tinungki)





