Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 17 Jul 2026 13:57 WITA ·

MPLS Ramah di Manado Berjalan Lancar Hingga Hari Keempat Siswa Tetap Semangat Tanpa Kekerasan


Foto - Kepsek SMA  Negeri 2 Manado I Wayan Sumertha S.Pd Perbesar

Foto - Kepsek SMA Negeri 2 Manado I Wayan Sumertha S.Pd

Manado, Sulutnews.com – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan konsep “Ramah Lingkungan, Murid, dan Biaya” di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Manado berjalan aman, lancar, dan penuh semangat. Sampai hari keempat, Kamis (16/7/2026), belum ditemukan laporan mengenai kasus kekerasan, perpeloncoan, maupun perundungan (bullying).

Kegiatan pun berjalan sesuai petunjuk teknis serta Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026.

Para Kepala Sekolah yang dikonfirmasi wartawan menyampaikan optimisme bahwa MPLS hingga hari terakhir, Jumat (17/7/2026), akan tetap berjalan sukses.

Semangat Tinggi di SMA Negeri 2 Manado

Kepala SMA Negeri 2 Manado, I Wayan Sumertha, S.Pd., menjelaskan sebanyak 321 siswa baru dari 9 rombongan belajar mengikuti kegiatan dengan antusiasme tinggi.

“Kami sepenuhnya mengikuti juknis yang berlaku. Selama empat hari ini berjalan lancar, aman, dan tidak ada satu pun kasus kekerasan atau perpeloncoan,” ujar Wayan.

Siswa tidak hanya mendapatkan materi internal terkait pendidikan karakter, disiplin, dan profil sekolah, tetapi juga penyuluhan dari narasumber eksternal. Di antaranya dari Polisi Lalu Lintas, Reserse Kriminal, Kasat Narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga Dinas Perempuan dan Anak.

“Materi ini sangat relevan dengan pergaulan remaja, agar siswa paham pentingnya taat aturan lalu lintas, menjauhi narkoba, dan memahami hukum,” tambahnya.

SMA Negeri 7: 468 Siswa Baru Antusias

Hal senada disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 7 Manado, Maya Kalangi, S.Pd., mewakili Kepala Sekolah Dr. Willem Rawung, SS, MM.

Foto -MPLS di SMA Negeri 7 Manado di Pantau Kepsek Willem Rawung diikuti 468 Murid Baru

Sebanyak 468 siswa baru mengikuti kegiatan dengan semangat yang sangat tinggi. Selain materi internal mengenai karakter dan proses belajar mengajar, siswa juga mendapatkan pemaparan dari pihak kepolisian tentang keselamatan berlalu lintas, bahaya narkoba, dan tindak pidana.

SMK Negeri 6 dan SMK Negeri 1: Fokus Kenalkan Potensi Sekolah

Kepala SMK Negeri 6 Manado, Altje Salele, S.Pd., melaporkan 201 siswa baru sangat antusias dan aktif berdiskusi. Kegiatan berjalan aman tanpa kekerasan.

Foto – MPLS di SMK Negeri 6 Manado dipantau Kepsek Altje Salele S.Pd ( kiri)

“Kami perkenalkan profil sekolah, prestasi, serta berbagai program keahlian yang ada. Selain itu ada materi dari kepolisian, BNN, dan Dinas Perempuan dan Anak. Siswa senang karena materinya langsung menyentuh kehidupan mereka,” kata Salele yang optimis hari terakhir MPLS akan berjalan sukses.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Manado, Telly Ticoalu, S.Pd., M.Si., menyebut 540 siswa baru sangat bersemangat mengikuti rangkaian acara.

“Kami perkenalkan enam program keahlian yang ada di sekolah. Narasumber hadir dari BNN, Polresta Manado, serta PT Jasa Raharja. Tujuannya agar siswa paham bahaya narkoba, taat aturan jalan, dan menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Foto – Suasana 540 Murid Baru Di SMK Negeri 1 Manado Saat Ikut MPLS dipantau Kepsek Telly Ticoalu S.Pd.M Si

Dikda Sulut: Sangat Apresiasi dan Bangga

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara, Jefry Umboh, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kebanggaan dan apresiasi setinggi-tingginya.

“Belum ada satu pun laporan masuk ke Dikda—baik dari siswa, orang tua, maupun masyarakat—mengenai kekerasan, perundungan, atau perpeloncoan. Ini sangat baik,” tegas Umboh.

Foto – Plt Sekretaris Dikda Sulut Jefry Umboh S.Pd.M Pd

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MPLS di sekitar 462 satuan pendidikan SMA dan SMK negeri maupun swasta se-Sulawesi Utara berjalan sesuai aturan. Materi yang diberikan pun beragam, mulai dari pengenalan sekolah, bahaya narkoba, keselamatan berlalu lintas, hingga etika bermedia sosial dan penggunaan gawai.

“Kegiatan ini menjadi bekal berharga agar siswa siap mengikuti pembelajaran pekan depan, sekaligus membentuk karakter mereka menjadi lebih baik,” pungkasnya.(Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,462 kali

Baca Lainnya

Kadis Dikda Sulut Yahya Rondonuwu: Kolaborasi Kunci Majukan Pendidikan, Kepala Sekolah Diminta Tidak Menutup Diri dari Wartawan

6 Agustus 2026 - 17:32 WITA

Gubernur Sulut Lantik Yahya Rondonuwu Menjadi Kadis Pendidikan, LSM Pilar Bangsa Minta Cepat Beradaptasi

6 Agustus 2026 - 13:35 WITA

Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Sulaweai Utara Dapil Minahasa-Tomohon

6 Agustus 2026 - 11:25 WITA

Fraksi Golkar, dan Nasdem Tak Hadir Fisik, Pembahasan Penyertaan Modal Bank Sulut Rp 30 Miliar Diloloskan??

5 Agustus 2026 - 23:32 WITA

7 Arahan Strategis Plt Rektor Unsrat di Hari Pertama Memimpin: “Kita Bekerja Kolektif, Bukan Sendiri-Sendiri”

5 Agustus 2026 - 23:24 WITA

Reses di Minsel MEP Bertemu Warga dan Siswa SMK

5 Agustus 2026 - 22:31 WITA

Trending di Manado