MANADO,Sulutnews.com – Warga Tokambahu, Makawidey mendatangi kantor DPRD Sulawesi Utara, mereka berorasi menyampaikan Rabu (15/7/2026). aspirasi terkait tempat tinggal mereka yang terancam di wilayah mereka. Aksi demo yang berjalan dengan tertib ini diterima oleh Anggota DPRD Sulut Louis Schramm (Politisi Gerindra), dan Nick Adicipto Lomban serta Paula Runtuwene(Politiao Partao Nasdem). Dihadapan masyarakat, Louis dan Nick menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama masyarakst Makawidey dan Tokambahu yang sudah jauh-jauh datang dari Bitung demi memperjuangkan ruang hidup mereka.
“Kami akan tindaklanjuti dengan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan pihak terkait termasuk perwakilan masyarakat,”ujar Louis.
”Saya pribadi mengambil kesimpulan, masyarakat menuntut setidaknya tempat tinggal yang ada dari total 70 hektar yang ada. Kami sebagai wakil rakyat, khususnya saya dari dapil Kota Bitung, mensupport dan mendukung apa yang disampaikan oleh bapak, ibu sekalian,” sambung Nick Lomban di hadapan warga.
Dirinya menyoroti soal rencana pemanfaatan lahan seluas 70 hektar tersebut yang kabarnya akan digunakan untuk program pangan nasional. Menurutnya, program pemerintah pusat dan hak hidup masyarakat setempat seharusnya bisa berjalan beriringan tanpa harus mengorbankan salah satu pihak.”Jika itu pun dibangun untuk mendukung program pangan ke depan Indonesia, kenapa tidak bersama-sama berdampingan dengan masyarakat yang ada di Tokambahu? Yang tentunya mekanismenya akan kami jalankan,” ujar politisi dapil Minut-Bitung ini.
“Rapat ini nantinya akan mempertemukan perwakilan masyarakat dengan pihak-pihak terkait guna mencari jalan keluar,” pungkasnya
Masyarakat menyampaikan aspirasi tinggi kepada DPRD Sulut yang sudah mendengar keluhan dan harapan mereka bahkan akan langsung ditindaklanjuti melakukan rapat dengar pendapat.(josh tinungki)





