Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 16 Jul 2026 10:20 WITA ·

Wilayah Tempat Tinggal Terancam, Warga Makawidei Berorasi di Kantor DPRD Suiut


Wilayah Tempat Tinggal Terancam, Warga Makawidei Berorasi di Kantor DPRD Suiut Perbesar

MANADO,Sulutnews.com – Warga Tokambahu, Makawidey mendatangi kantor DPRD Sulawesi Utara, mereka berorasi menyampaikan Rabu (15/7/2026). aspirasi terkait tempat tinggal mereka yang terancam di wilayah mereka. Aksi demo yang berjalan dengan tertib ini diterima oleh Anggota DPRD Sulut Louis Schramm (Politisi Gerindra), dan Nick Adicipto Lomban serta Paula Runtuwene(Politiao Partao Nasdem). Dihadapan masyarakat, Louis dan Nick menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama masyarakst Makawidey dan Tokambahu yang sudah jauh-jauh datang dari Bitung demi memperjuangkan ruang hidup mereka.

“Kami akan tindaklanjuti dengan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan pihak terkait termasuk perwakilan masyarakat,”ujar Louis.

”Saya pribadi mengambil kesimpulan, masyarakat menuntut setidaknya tempat tinggal yang ada dari total 70 hektar yang ada. Kami sebagai wakil rakyat, khususnya saya dari dapil Kota Bitung, mensupport dan mendukung apa yang disampaikan oleh bapak, ibu sekalian,” sambung Nick Lomban di hadapan warga.

Dirinya menyoroti soal rencana pemanfaatan lahan seluas 70 hektar tersebut yang kabarnya akan digunakan untuk program pangan nasional. Menurutnya, program pemerintah pusat dan hak hidup masyarakat setempat seharusnya bisa berjalan beriringan tanpa harus mengorbankan salah satu pihak.”Jika itu pun dibangun untuk mendukung program pangan ke depan Indonesia, kenapa tidak bersama-sama berdampingan dengan masyarakat yang ada di Tokambahu? Yang tentunya mekanismenya akan kami jalankan,” ujar politisi dapil Minut-Bitung ini.

“Rapat ini nantinya akan mempertemukan perwakilan masyarakat dengan pihak-pihak terkait guna mencari jalan keluar,” pungkasnya

Masyarakat menyampaikan aspirasi tinggi kepada DPRD Sulut yang sudah mendengar keluhan dan harapan mereka bahkan akan langsung ditindaklanjuti melakukan rapat dengar pendapat.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,000 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sinergi DJPb dan UNSRAT Ungkap Dampak Hilirisasi serta Paradoks yang Perlu Diatasi demi Transformasi Ekonomi Sulut

15 Juli 2026 - 23:03 WITA

DPRD Sulawesi Utara Tetapkan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dan Penyampaian Ranperda Tentang Penanggulangan Kejadian Luar Biasa dan Wabah Penyakit Menular

15 Juli 2026 - 10:50 WITA

Unsrat Akan Umumkan Hasil Ujian Ribuan Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Rabu 15 Juli 2026

14 Juli 2026 - 22:09 WITA

Angelia Regina Wenas : Fraksi Demokrat Setuju Ranperda Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular

14 Juli 2026 - 21:34 WITA

Anggota DPRD Sulut Irene Golda Pinontoan Beri Apresiasi Kota Manado di HUT ke 403 Tahun

14 Juli 2026 - 20:36 WITA

Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Biosolar di Manado Berjalan Optimal Sesuai Ketentuan

14 Juli 2026 - 17:22 WITA

Trending di Manado