Medan, Sulutnews.com – Puluhan massa LSM PMPRI Asahan menggelar aksi di Kantor RH PTPN IV Regional II, Jalan Letjen Suprapto Medan, Selasa 9/6/2026 pukul 11.30 WIB.
Massa menuding ada praktik KKN dalam proyek PTPN IV. Mereka mendesak RH PTPN IV memeriksa salah satu vendor yang diduga mendapat 8-10 paket PL di Kebun Mandoge, Air Batu, dan Tinjowan.

Ketua DPC PMPRI Asahan Hendra Syahputra meminta PalmCO Jakarta tidak mengkondisikan vendor replanting dan mendesak pembatalan sistem Penunjukan Langsung proyek 2026. PMPRI menuntut sistem tender E-Procurement dibuka online agar transparan dan memberi kesempatan vendor baru.
“Kalau pakai PL, vendor baru tidak punya kesempatan kerja di PTPN IV,” tegas Korlap Donny Alfan.
Humas RH PTPN IV S. Tampubolon meminta massa menyerahkan data perusahaan yang mengerjakan 8-10 paket PL untuk dievaluasi. Usai audiensi, massa membubarkan diri dengan pengawalan Polrestabes Medan.(*)
Reporter : Agustua Panggabean






