Tahuna, Sulutnews.com – Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat 2026” dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dilaksanakan di Aula Sanika Satyawada Polres Kepulauan Sangihe, Kamis (12/3/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari selaku pimpinan apel. Bertindak sebagai perwira apel AKP N. Mirontonen, sementara komandan apel IPDA Suparta Sendeng.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP. Abdul Kholik, Dandim 1301 Tahuna Letkol Czi. Nazarudin, unsur Forkopimda, pimpinan instansi terkait, para pejabat utama Polres Sangihe, para Kapolsek jajaran dan tamu undangan.
Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta seluruh stakeholder terkait dalam memastikan kesiapan pengamanan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri di wilayah Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan agenda rutin nasional yang bertujuan menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menjalankan ibadah serta merayakan Idul Fitri.
“Melalui apel gelar pasukan ini kita memastikan seluruh personel, sarana dan prasarana pengamanan benar-benar siap. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif selama perayaan Idul Fitri,” ujar Thungari.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan, termasuk pengamanan jalur transportasi, pusat keramaian, tempat ibadah serta pos-pos pelayanan bagi masyarakat.

“Kami mengerahkan personel gabungan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. Dukungan dari seluruh pihak serta partisipasi masyarakat sangat kami harapkan untuk menjaga kamtibmas di wilayah Sangihe,” kata Abdul Kholik.
Pada kesempatan yang sama, Polres Kepulauan Sangihe juga melakukan pemusnahan barang bukti berupa minuman keras serta obat-obatan terlarang yang berhasil diamankan dari berbagai operasi penertiban. Pemusnahan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran miras dan narkoba di wilayah Kepulauan Sangihe.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan menjadi simbol kesiapan aparat serta pemerintah daerah dalam menjaga keamanan masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. (Andy Gansalangi)







