Sangihe,Sulutnews.com – Posal Marore bersama Tim Border Control Agency (BCA) melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan (Waspamgiat) terhadap kedatangan pampboat M/BCA JASON asal Sarangani, Filipina, yang tiba di Pelabuhan Marore pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 19.30 WITA. Kapal tersebut diketahui berlayar menuju Matutuang dalam rangka kunjungan keluarga (family visit) dan telah melewati proses pemeriksaan sesuai standar keamanan perbatasan.

Sebanyak 8 orang pelintas berada di atas kapal, terdiri dari 3 kru dan 5 penumpang. Seluruh pelintas mengikuti prosedur pemeriksaan administrasi, verifikasi dokumen perjalanan, dan pengecekan keamanan secara tertib. Petugas memastikan seluruh persyaratan dipenuhi sebelum para pelintas diizinkan melanjutkan kegiatan lintas batas.
Camat Marore, Marcos Sasiang, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran dan tertibnya proses pemeriksaan.
“Kami berterima kasih kepada Posal Marore dan seluruh unsur pengawasan perbatasan yang telah memastikan setiap aktivitas lintas batas berjalan sesuai aturan. Kehadiran tamu dari Sarangani dalam rangka family visit ini menunjukkan bahwa hubungan masyarakat di perbatasan tetap terjalin baik dan harmonis. Yang terpenting, seluruh proses berlangsung aman dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, Danlanal Tahuna Letkol Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr. Hanla, CRMP, menegaskan bahwa TNI AL akan terus memperkuat pengamanan wilayah perbatasan melalui prosedur pemeriksaan yang ketat namun tetap humanis.
“Pengawasan terhadap setiap aktivitas lintas batas merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan wilayah dan kedaulatan negara. Kami memastikan seluruh prosedur dilaksanakan sesuai SOP perbatasan Indonesia–Filipina. Kehadiran masyarakat dari negara tetangga tetap kita sambut dengan baik, namun tetap dalam koridor aturan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan pemeriksaan dan pengawasan berjalan aman hingga pampboat M/BCA JASON melanjutkan perjalanan menuju Matutuang. Petugas Posal Marore dan Tim BCA memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan sesuai dengan SOP pengawasan perbatasan Indonesia–Filipina.(Andy Gansalangi)





