Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Internasional · 5 Des 2025 23:22 WITA ·

Diplomasi Ekonomi: KJRI Davao City Dorong Kerja Sama Kesehatan Dan Agroindustri di General Santos City


Diplomasi Ekonomi: KJRI Davao City Dorong Kerja Sama Kesehatan Dan Agroindustri di General Santos City Perbesar

Davao City, Sulutnews.com — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas diplomasi ekonomi Indonesia di wilayah Filipina Selatan. Melalui rangkaian kegiatan strategis pada 5 Desember 2025, KJRI Davao City mendorong penguatan kerja sama di sektor kesehatan, perikanan, dan agroindustri di General Santos City.

Kegiatan dimulai dengan kunjungan delegasi Indonesia ke SARGEN Tuna Handline Association di General Santos Fish Port Complex. Dipimpin oleh Konjen RI Agus Trenggono, delegasi diterima langsung oleh President SARGEN Mercy Ong. Keduanya membahas perkembangan ekspor Indonesia ke General Santos, termasuk peluang memperkuat kolaborasi di sektor perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi kawasan.

Mercy Ong mengungkapkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, pelaku usaha Indonesia telah melakukan survei langsung ke pelabuhan ikan General Santos. Menurutnya, ini menunjukkan meningkatnya minat eksportir perikanan Indonesia untuk memperluas pasar di Filipina bagian selatan.

Promosikan Alkes Indonesia, Buka Peluang Baru di Sektor Kesehatan

Setelah kunjungan lapangan, KJRI Davao City menggelar Networking Meeting khusus untuk mempromosikan produk alat kesehatan Indonesia, termasuk furnitur rumah sakit, medical devices, serta barang habis pakai medis. Kegiatan ini juga menjadi wadah penyampaian agenda promosi dagang Indonesia tahun 2026.

Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan utama, seperti:

Kamar Dagang dan Industri General Santos

Robinsons Mall GenSan

Glaukos Trading Corporation

General Santos City Health Office

Department of Agriculture Region 12

SARGEN Tuna Handline Association

Serta sejumlah pengusaha terkemuka General Santos

Partisipasi luas ini menunjukkan besarnya minat stakeholder General Santos untuk mengembangkan hubungan bisnis dengan Indonesia.

Indonesia Siap Perkuat Persahabatan dan Kemitraan Ekonomi

Dalam sambutannya, Konjen Agus Trenggono menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan dengan General Santos.

“Indonesia siap memperkuat persahabatan, memperdalam kerja sama, dan mendukung pembangunan ekonomi kedua pihak,” ujar Agus.

Lebih lanjut kata Konjen “KJRI Davao City siap menjembatani komunikasi dan mempertemukan para mitra General Santos dengan industri Indonesia, termasuk HIPELKI dan berbagai usaha yang siap bermitra.” tambahnya.

KJRI juga mengundang mitra Filipina untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dagang Indonesia yang akan datang, baik secara langsung maupun daring.

Pemaparan Daya Saing Produk Indonesia

PF Ekonomi KJRI Davao City, Novita Sientya Deysie Supit, memaparkan kemampuan global produk alat kesehatan Indonesia. Ia memperkenalkan daya saing furnitur rumah sakit, medical devices, hingga barang habis pakai medis yang telah siap masuk pasar Filipina.

Ia juga menyampaikan gambaran agenda promosi dagang 2026, termasuk Trade Expo Indonesia (TEI), sekaligus mendorong delegasi General Santos untuk ikut serta dalam business matching, misi dagang, dan program kolaborasi lainnya.

Hasil Konkret: Peluang Bisnis Mengemuka

Rangkaian kegiatan diplomasi ekonomi KJRI Davao City menghasilkan sejumlah peluang kerja sama yang nyata, di antaranya:

Minat impor alat kesehatan Indonesia melalui HIPELKI

Ketertarikan salah satu pengusaha General Santos menjadi distributor resmi alkes Indonesia

Permintaan ekspor kopi Indonesia

Penjajakan kerja sama dengan pengusaha biji baja

Permintaan ekspor buah kelapa dari General Santos

Upaya diplomasi ekonomi ini menjadi bukti keseriusan KJRI Davao City dalam memperluas jejaring perdagangan dan membuka pasar baru bagi produk Indonesia di Filipina Selatan. Dengan semakin banyaknya peluang yang terbuka, hubungan ekonomi Indonesia–Filipina diharapkan akan semakin kokoh dan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan. (KJRI Davao City/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,147 kali

Baca Lainnya

Nekat! PT Genta & BP3MI Kirim PMI ke Malaysia Tanpa Rekom Disnakertrans

14 Juli 2026 - 18:29 WITA

DPRD Rote Ndao Komisi II Respon Cepat: Panggil Pimpinan RSUD Ba’a ke RDP Besok, Usut Tuntas Kematian Agustinus Mau

13 Juli 2026 - 12:16 WITA

Nyawa Dihargai Lebih Murah dari Biaya Ambulans: RSUD Ba’a Halangi Rujukan, Agustinus Mau Mati Sia‑sia

13 Juli 2026 - 08:33 WITA

Forum Tanah Air Menyikapi Perseteruan Institusi Kejaksaan Dan Kepolisian

11 Juli 2026 - 21:13 WITA

KEPASTIAN HUKUM ATAS TANAH 170,55 HEKTAR DENGAN SURAT PERNYATAAN BERSAMA UNTUK TUTUP SENGKETA PULUHAN TAHUN

9 Juli 2026 - 21:40 WITA

ATURAN BARU 2026 TEGAS SEKALI!PENGENALAN SISWA BARU OSPEK ANEH‑ANEH DILARANG TOTAL, SANKSI BERAT SAMPAI DICOPOT JABATAN

8 Juli 2026 - 08:31 WITA

Trending di Internasional