Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Internasional · 5 Des 2025 23:22 WITA ·

Diplomasi Ekonomi: KJRI Davao City Dorong Kerja Sama Kesehatan Dan Agroindustri di General Santos City


Diplomasi Ekonomi: KJRI Davao City Dorong Kerja Sama Kesehatan Dan Agroindustri di General Santos City Perbesar

Davao City, Sulutnews.com — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao City kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas diplomasi ekonomi Indonesia di wilayah Filipina Selatan. Melalui rangkaian kegiatan strategis pada 5 Desember 2025, KJRI Davao City mendorong penguatan kerja sama di sektor kesehatan, perikanan, dan agroindustri di General Santos City.

Kegiatan dimulai dengan kunjungan delegasi Indonesia ke SARGEN Tuna Handline Association di General Santos Fish Port Complex. Dipimpin oleh Konjen RI Agus Trenggono, delegasi diterima langsung oleh President SARGEN Mercy Ong. Keduanya membahas perkembangan ekspor Indonesia ke General Santos, termasuk peluang memperkuat kolaborasi di sektor perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi kawasan.

Mercy Ong mengungkapkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, pelaku usaha Indonesia telah melakukan survei langsung ke pelabuhan ikan General Santos. Menurutnya, ini menunjukkan meningkatnya minat eksportir perikanan Indonesia untuk memperluas pasar di Filipina bagian selatan.

Promosikan Alkes Indonesia, Buka Peluang Baru di Sektor Kesehatan

Setelah kunjungan lapangan, KJRI Davao City menggelar Networking Meeting khusus untuk mempromosikan produk alat kesehatan Indonesia, termasuk furnitur rumah sakit, medical devices, serta barang habis pakai medis. Kegiatan ini juga menjadi wadah penyampaian agenda promosi dagang Indonesia tahun 2026.

Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan utama, seperti:

Kamar Dagang dan Industri General Santos

Robinsons Mall GenSan

Glaukos Trading Corporation

General Santos City Health Office

Department of Agriculture Region 12

SARGEN Tuna Handline Association

Serta sejumlah pengusaha terkemuka General Santos

Partisipasi luas ini menunjukkan besarnya minat stakeholder General Santos untuk mengembangkan hubungan bisnis dengan Indonesia.

Indonesia Siap Perkuat Persahabatan dan Kemitraan Ekonomi

Dalam sambutannya, Konjen Agus Trenggono menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan dengan General Santos.

“Indonesia siap memperkuat persahabatan, memperdalam kerja sama, dan mendukung pembangunan ekonomi kedua pihak,” ujar Agus.

Lebih lanjut kata Konjen “KJRI Davao City siap menjembatani komunikasi dan mempertemukan para mitra General Santos dengan industri Indonesia, termasuk HIPELKI dan berbagai usaha yang siap bermitra.” tambahnya.

KJRI juga mengundang mitra Filipina untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dagang Indonesia yang akan datang, baik secara langsung maupun daring.

Pemaparan Daya Saing Produk Indonesia

PF Ekonomi KJRI Davao City, Novita Sientya Deysie Supit, memaparkan kemampuan global produk alat kesehatan Indonesia. Ia memperkenalkan daya saing furnitur rumah sakit, medical devices, hingga barang habis pakai medis yang telah siap masuk pasar Filipina.

Ia juga menyampaikan gambaran agenda promosi dagang 2026, termasuk Trade Expo Indonesia (TEI), sekaligus mendorong delegasi General Santos untuk ikut serta dalam business matching, misi dagang, dan program kolaborasi lainnya.

Hasil Konkret: Peluang Bisnis Mengemuka

Rangkaian kegiatan diplomasi ekonomi KJRI Davao City menghasilkan sejumlah peluang kerja sama yang nyata, di antaranya:

Minat impor alat kesehatan Indonesia melalui HIPELKI

Ketertarikan salah satu pengusaha General Santos menjadi distributor resmi alkes Indonesia

Permintaan ekspor kopi Indonesia

Penjajakan kerja sama dengan pengusaha biji baja

Permintaan ekspor buah kelapa dari General Santos

Upaya diplomasi ekonomi ini menjadi bukti keseriusan KJRI Davao City dalam memperluas jejaring perdagangan dan membuka pasar baru bagi produk Indonesia di Filipina Selatan. Dengan semakin banyaknya peluang yang terbuka, hubungan ekonomi Indonesia–Filipina diharapkan akan semakin kokoh dan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan. (KJRI Davao City/Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,138 kali

Baca Lainnya

Konsul Jenderal RI Davao City Hadiri Acara Adat Sangihe Tulude Di General Santos City

19 Februari 2026 - 20:58 WITA

Taiwan Ingatkan Arti Penting Keamanan Jaringan Kabel Bawah Laut Global

19 Februari 2026 - 15:04 WITA

Prof. YLH Diberi Kuasa Tangani Dua Kasus Tanah Ulayat – Awal Baik Buat Profesi Baru dan Kembali Mengabdi di UNSTAR Rote!

17 Februari 2026 - 00:08 WITA

Kerja Bakti BAPPERIDA Kabupaten Kupang Digelar, Jumat 13 Februari 2026

14 Februari 2026 - 02:33 WITA

PERTEMUAN KUNJUNGAN KERJA USMAN HUSIN DENGAN 258 PENYULUH PERTANIAN DI NTT

13 Februari 2026 - 22:12 WITA

PENGUMUMAN SERTIFIKAT HILANG: ROSALINA T SIGAR OLEH KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN ROTE NDAO PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

11 Februari 2026 - 09:36 WITA

Trending di Ekonomi