Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 27 Nov 2025 23:40 WITA ·

Gubernur NTT Hadiri Puncak Peringatan HUT Ke-80 PGRI dan HGN ke-31, Tegaskan Prioritas Anggaran untuk Pendidikan


Gubernur NTT Hadiri Puncak Peringatan HUT Ke-80 PGRI dan HGN ke-31, Tegaskan Prioritas Anggaran untuk Pendidikan Perbesar

Kupang,Sulutnews.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur Melky Laka Lena menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-31 yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, hari ini.

Dalam sambutannya, Gubernur kembali menegaskan bahwa PGRI adalah organisasi perjuangan yang lahir bersama Republik Indonesia. “Usianya sama dengan usia republik, dan sejak awal para guru—termasuk dari NTT—ikut terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, mengabdi hingga Papua, Sulawesi, dan berbagai pelosok negeri,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung langkah besar dalam memajukan pendidikan di NTT. Menurutnya, pendidikan bukan hanya soal mutu pembelajaran, tetapi juga penguatan karakter dan moral anak-anak. “Saya mengajak para guru untuk bekerja bersama orang tua dan masyarakat dalam membentuk karakter generasi NTT,” katanya.

Apresiasi mendalam disampaikan kepada seluruh guru yang terus bekerja dalam keterbatasan, tetapi tetap menjaga semangat pengabdian. “Di NTT, guru bukan hanya pendidik, tetapi juga motivator, pendamping masyarakat, bahkan penggerak perubahan di desa-desa,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam APBD NTT tahun berjalan. “Dari total anggaran Rp5,6 triliun, hampir 50 persen atau sekitar Rp2,6 triliun kita fokuskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh NTT,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga mendorong agar pendidikan kewirausahaan mulai diperkenalkan sejak dini. “Ini penting untuk mendukung program OVOP, OCOP, hingga OSOP yang kita canangkan agar roda ekonomi berputar di dalam daerah sendiri,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan pentingnya perlindungan terhadap guru, mengingat masih adanya kasus kriminalisasi dan jatuhnya korban, termasuk almarhumah Rosalia Berek Sogen dari Flores Timur. “Kita harus ‘melawan lupa’ agar jasa para guru tetap dihargai negara dan masyarakat,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, atas nama Pemerintah Provinsi NTT, Gubernur menyampaikan terima kasih dan hormat kepada seluruh guru. “Terima kasih atas ketulusan, dedikasi, dan karya besar yang terus menguatkan masa depan NTT,” pungkasnya.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,003 kali

Baca Lainnya

Bupati Paulus Henuk Tutup Mata Dengan PPPK DPRD Rote Ndao Desak Pemerintah Lantik PPPK Paruh Waktu per 2 Maret 2026

25 Februari 2026 - 16:49 WITA

KSOP Kupang Membantah Tuduhan Korupsi, Sebut Penetapan Tender TA 2026 Dilakukan di Luar Kewenangan

18 Februari 2026 - 10:17 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 10:09 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 09:41 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 09:36 WITA

Prof. YLH Diberi Kuasa Tangani Dua Kasus Tanah Ulayat – Awal Baik Buat Profesi Baru dan Kembali Mengabdi di UNSTAR Rote!

17 Februari 2026 - 00:08 WITA

Trending di Hukrim