Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

NTT · 24 Nov 2025 23:07 WITA ·

Gubernur NTT, Melky Laka Lena, Pimpin Delegasi Perdalam Kerja Sama dengan Jiangxi, Tiongkok


Gubernur NTT, Melky Laka Lena, Pimpin Delegasi Perdalam Kerja Sama dengan Jiangxi, Tiongkok Perbesar

Nanchang, Jiangxi,Sulutnews.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melky Laka Lena, memimpin delegasi dalam serangkaian kunjungan penting ke Provinsi Jiangxi, Tiongkok, yang berlangsung pada 17 November 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas dan memperdalam peluang kerja sama strategis antara NTT dan Jiangxi di berbagai sektor.

Agenda kunjungan meliputi pertemuan dengan manajemen Jiangxi Salt Industry, kunjungan ke Jiangxi Science and Technology Normal University (JXCSTNU) untuk menjajaki potensi kolaborasi pendidikan, serta audiensi resmi dengan Pemerintah Provinsi Jiangxi.

Dalam pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Jiangxi, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai potensi dan peluang kerja sama. Perwakilan Pemerintah Jiangxi menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi NTT dan menyoroti kekuatan ekonomi dan industri Jiangxi. Provinsi ini memiliki basis industri yang kokoh dengan 81 jenis mineral unggulan dan mencakup 38 dari 41 kategori industri manufaktur. Sebanyak 14 industri besar di Jiangxi mencatatkan omzet di atas 100 miliar yuan per tahun. Industri elektronik Jiangxi telah mencapai angka 1 triliun RMB pada tahun 2024. Selain itu, Jiangxi memiliki infrastruktur modern, termasuk jaringan kereta cepat yang menghubungkan seluruh kota dengan kecepatan 350 km/jam, serta potensi pariwisata yang signifikan dengan 63% wilayahnya merupakan hutan dan keberadaan Danau Poyang, danau air tawar terbesar di Tiongkok.

Delegasi NTT, di bawah kepemimpinan Gubernur Melky Laka Lena, memperkenalkan potensi unggulan NTT, termasuk sektor perikanan, produksi garam nasional, energi surya, serta komoditas perkebunan seperti kelapa, kopi, mete, dan jahe. Gubernur Laka Lena menekankan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mendorong hilirisasi dan transformasi ekonomi, guna memastikan nilai tambah dari produk-produk unggulan dapat dinikmati secara maksimal oleh masyarakat NTT.

NTT dan Jiangxi sepakat bahwa terdapat prospek yang menjanjikan untuk kerja sama jangka panjang, terutama di sektor industri, pendidikan, energi, pertanian, dan pariwisata. Kedua pihak berkomitmen untuk meningkatkan frekuensi kunjungan dan pertukaran delegasi, serta menjajaki kemitraan antardaerah yang lebih erat.

Sebagai tindak lanjut dari kunjungan ini, NTT dan Jiangxi sepakat untuk membentuk task force yang bertugas menyusun rencana kerja bersama. Selain itu, kedua pihak akan mulai menjajaki penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) tingkat provinsi sebagai landasan formal untuk kolaborasi di masa depan. Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi implementasi program-program kerja sama yang saling menguntungkan dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua provinsi.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,251 kali

Baca Lainnya

Bupati Paulus Henuk Tutup Mata Dengan PPPK DPRD Rote Ndao Desak Pemerintah Lantik PPPK Paruh Waktu per 2 Maret 2026

25 Februari 2026 - 16:49 WITA

KSOP Kupang Membantah Tuduhan Korupsi, Sebut Penetapan Tender TA 2026 Dilakukan di Luar Kewenangan

18 Februari 2026 - 10:17 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 10:09 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 09:41 WITA

Penetapan Pemenang Tender Subsidi Angkutan Laut TA 2026 Dinilai Ilegal, KSOP Kupang Klaim PPK 2025 Melampaui Kewenangan

18 Februari 2026 - 09:36 WITA

Prof. YLH Diberi Kuasa Tangani Dua Kasus Tanah Ulayat – Awal Baik Buat Profesi Baru dan Kembali Mengabdi di UNSTAR Rote!

17 Februari 2026 - 00:08 WITA

Trending di Hukrim