Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

News · 9 Sep 2024 18:00 WITA ·

Wakili Gubernur OD di Nyong dan Noni Sulut 2024, Ini Yang Dibilang Sekprov


Foto bersama para peserta nyong dan noni sulut.(doc) Perbesar

Foto bersama para peserta nyong dan noni sulut.(doc)

Editor: Michael ‘Cilox’ Tumiwang/UKW6508

MANADO – Pemilihan Nyong dan Noni Sulawesi Utara (Sulut) 2024 resmi dibuka di Atrium Manado Town Square (Mantos) 3 oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, yang diwakili, Sekretaris Provinsi Steve Kepel. Pembukaan itu disuguhkan dengan talent show 20 peserta yang mewakili 10 kabupaten/kota, Senin (9/9/2024).

20 peserta pemilihan nyong dan noni Sulut 2024 merupakan pemenang duta pariwisata dari kabupaten/kota. Mereka adalah Putera-puteri terbaik daerah yang mempunyai dedikasi, dan pengetahuan luas dalam upaya mempromosikan potensi sumber daya daerah.

Sekprov Steve Kepel bersama Kadis Pariwisata, dr. Devy Tanos.(doc)

 

 

 

 

 

 

Ajang kontes nyong dan noni Sulut 2024 merupakan agenda pemerintah untuk membentuk generasi muda agar menyadari nilai budaya, tatanan sosial, mengembangkan potensi diri dan kepemimpinan, serta menjadi pilar promosi daerah.

“Di Sulut kan ada adat istiadatnya sendiri, dirangkum dan disajikan,” ujar Kepel.

Kepel mengatakan pemenang nyong dan noni Sulut 2024, nantinya akan menjadi duta wisata pada malam perhelatan penutupan Discover North Sulawesi di Hotel Borobudur Jakarta pada 30 September mendatang. Olehnya dia meminta, mereka harus memaksimalkan kemampuan dan bakat individu di ajang bergengsi di Sulut itu.

“Ajang pemilihan ini menjadi pemanduan bakat untuk menjadi pemuda berguna, mempunyai kharisma untuk masa yang akan datang,” katanya.

Pemilihan nyong dan noni Sulut 2024 akan dilaksanakan selama enam hari, yakni sejak tanggal 9-14 September 2024. Malam finalnya akan diselenggarakan di Hotel Sutan Raja Kotamobagu.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulut dr. Kartika Kandouw-Tanos kepada media menjelaskan, sejak kali pertama diadakan pemilihan nyong dan noni Sulut sejak tahun 1973 oleh Pemprov Sulut, ajang yang sudah ke 51 kali ini, akan menjadi berbeda, karena malam final perdana akan diselenggarakan di Kota Kotamobagu.

“Baru kali ini akan dilaksanakan di Bolmong Raya. Saat ini yang mengikuti ada 10 kabupaten kota, jumlah keseluruhan 20 orang,” jelas Tanos.(*)

Daftar Wakil peserta pemilihan nyong dan noni Sulut 2024:

Kota Bitung 1 pasang

Kabupaten Minahasa Utara (Minut) 1 noni

Kota Manado 2 pasang

Kota Tomohon 1 pasang

Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) 1 pasang

Kota Kotamobagu 1 pasang

Kabupaten Minahasa 1 pasang

Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) 1 pasang

Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) 1 pasang

Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) 1 noni

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,317 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RESMI JADI KAPOLSEK ROTE SELATAN, IPDA THOMAS KIAKH BIDIK DISIPLIN PERSONEL: “KALAU SUDAH DISIPLIN, TUGAS PASTI LANCAR”

4 September 2026 - 20:06 WITA

Bily Lombok Apresiasi Kebijakan Gubernur Sulut Membantu Masyarakat Minsel – Mitra

4 September 2026 - 08:15 WITA

DPRD Sulut Meminta Pemerintah Siapkan Langkah Permanen Tangani Krisis Air Bersih dan Listrik di Pulau- Pulau di Wilayah Sulut

4 September 2026 - 07:59 WITA

Kadis Pendidikan Rote Ndao Moris D. E. Bulan, S.Pd., M.Si. Gelar Workshop Literasi dan Numerasi di SDN Oelasin

3 September 2026 - 14:58 WITA

“Jangan Kasih ke Orang Lain!” Kejari Ba’a Segera Pulbaket Dugaan Oknum DPRD dan Bendahara Sekolah Bidik Proyek Revitalisasi SD

3 September 2026 - 12:37 WITA

MEP Kritik Anggaran Dispertanak Dtengah Bencana Kekeringan, Pemerintah Dianggap Tidak Peka Terhadap Masyarakat Petani

3 September 2026 - 10:39 WITA

Trending di Manado