Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

News · 13 Mei 2023 15:53 WITA ·

Wakajati Sulut Jadi Salah Satu Peserta PKN Benchmarking LAN di Sydney


Wakajati Sulut Jadi Salah Satu Peserta PKN Benchmarking LAN di Sydney Perbesar

MANADO|SULUTNEWS.COM WAKAJATI Sulawesi Utara (Sulut) Sila Pulungan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Benchmarking Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Sydney.

Kegiatan ini diketahui dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan 56 Tahun 2023, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Sila Pulungan sebagai peserta Pelatihan melakukan Benchmarking Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Sydney.

Kepada Media ini Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum)  Theodorus Rumampuk, SH., MH menjelaskan, Rombongan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI yang terdiri dari 37 orang ini dipimpin oleh Sekretaris Utama LAN Reni Suzanna, Deputi Bidang Penyelenggaraan Kompetisi LAN Dr. Baseng, MPPM, Wali Angkatan LVI Dr Makhdum Priyanto, MA, mengikuti kegiatan Benchmarking di Sydney sejak 8 Mei 2023 s/d 12 Mei 2023.

Foto. Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Sila Pulungan.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut Sila Pulungan menjadi salah satu peserta Benchmarking PKN Tingkat I Angkatan LVI Tahun 2023 dari 31 orang  yang berasal dari berbagai kementerian/lembaga dan pemerintah daerah,” kata Kasi Penkum, Sabtu (13/5/2023) sore.

Lanjut Kasi Penkum,Pada hari pertama setiba di Sydney, rombongan LAN RI diterima oleh Konsulat Jenderal RI untuk New South Wales, Queensland, dan South Australia di Sydney.

Lanjutnya, dalam kegiatan ini, para peserta memperoleh gambaran umum tentang investasi dan perdagangan secara keseluruhan di Australia.

Selanjutnya, para peserta juga melakukan pertemuan dengan Director of the Indonesian Investment Promotion Centre (IIPC) Sydney Haryo Yudho Sedewo dan Direktur Indonesia Trade Promotion Centre Sydney Christophorus Barutu.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta mendapat gambaran tentang kebijakan dan regulasi investasi di Australia, serta perdagangan antara Indonesia dan Australia, dimana market Indonesia begitu potensial dengan jumlah penduduk yang banyak menjadi pasar ekspor Australia. “Di sisi lain, Australia juga memburu impor makanan hasil dari UKM Indonesia yang bersaing dengan negara Asia lainnya yaitu Vietnam, Thailand, Filipina dan Malaysia, termasuk kebutuhan tenaga terampil menjadi bagian dari investasi di Australia.

Selanjutnya pada hari kedua, para peserta dibagi menjadi dua kelompok dimana kelompok pertama mengunjungi Department of Enterprise, Investment, and Trade of New South Wales Government, dan kelompok kedua mengunjungi Destination New South Wales.

Dari pertemuan tersebut, disampaikan adanya kemudahan prosedur dan perizinan termasuk pemberian insentif untuk investor ke Australia khususnya di Sydney, dimana regulasi seluruhnya ditentukan oleh negara bagian sehingga proses regulasi menjadi lebih cepat dan tepat, guna kepentingan perlindungan bagi investor.

Sementara dari hasil Benchmarking, diperoleh gambaran umum terkait kemudahan dan pemberian insentif untuk menggairahkan investasi di negara bagian. Pembuatan regulasi tidak sampai ke negara federal dan cukup diselesaikan semua di negara-negara bagian, sehingga memudahkan bagi investor untuk pengurusannya.

Selain itu, investasi juga dilaksanakan dengan mempertimbangkan pengamanan produksi dalam negeri, sumber daya manusia dari luar negeri bagian yang diberikan ruang khususnya yakni memiliki keahlian khusus.

Dalam menghadapi krisis global, Australia sebagai negara yang memiliki potensi sumber daya alam (SDA) berlimpah, dan memberikan kesempatan bagi investor asing untuk berkompetisi dalam rangka eksplorasi SDA sehingga dapat berkolaborasi dengan investor lokal. Seluruh peluang investasi juga dilaksanakan dengan digitalisasi yang memudahkan semua persyaratan, namun juga harus mempertimbangkan aspek berkelanjutan dan kelestarian lingkungan.

Pelajaran dari Benchmarking ini yaitu fokus dan kolaborasi dalam mencapai tujuan organisasi, tutup Kasi Penkum Kejati Sulut Theodorus Rumampuk, SH., MH.

(**arp)

Artikel ini telah dibaca 2,402 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wilayah Tempat Tinggal Terancam, Warga Makawidei Berorasi di Kantor DPRD Suiut

16 Juli 2026 - 10:20 WITA

Angelia Regina Wenas : Fraksi Demokrat Setuju Ranperda Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular

14 Juli 2026 - 21:34 WITA

Anggota DPRD Sulut Irene Golda Pinontoan Beri Apresiasi Kota Manado di HUT ke 403 Tahun

14 Juli 2026 - 20:36 WITA

Nekat! PT Genta & BP3MI Kirim PMI ke Malaysia Tanpa Rekom Disnakertrans

14 Juli 2026 - 18:29 WITA

Stela Runtuwene : Kasus Dokter PPDS, DPRD Akan Gelar RDP

13 Juli 2026 - 15:18 WITA

DPRD Rote Ndao Komisi II Respon Cepat: Panggil Pimpinan RSUD Ba’a ke RDP Besok, Usut Tuntas Kematian Agustinus Mau

13 Juli 2026 - 12:16 WITA

Trending di Internasional