Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Minahasa · 31 Jan 2025 22:45 WITA ·

Wacana Usulan Pencabutan Moratorium DOB, Masyarakat Sonder, Kawangkoan dan Tompaso Ingin Mekar Dari Minahasa


Foto : Dharma Patria Palar, tokoh masyarakat Kawangkoan Perbesar

Foto : Dharma Patria Palar, tokoh masyarakat Kawangkoan

Kawangkoan,Sulutnews.com – Dengan adanya wacana usulan pencabutan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) membuat banyak wilayah, khususnya di Provinsi Sulawesi Utara ingin mekar dan membentuk daerah sendiri.

Salah satunya adalah masyarakat Sonder, Kawangkoan dan Tompaso. Dalam beberapa minggu terakhir ini sejumlah tokoh masyarakat tersebut mewacanakan ingin mekar dari Minahasa dan membentuk daerah sendiri yaitu Kabupaten Minahasa Tengah.

Dharma Palar tokoh masyarakat Kawangkoan Jumat (31/1) di Kawangkoan mengatakan pekan depan sejumlah tokoh masyarakat dari Sonder Kawangkoan dan Tompaso akan membicarakan soal rencana tersebut. Pembicaraan untuk menindaklanjuti permohonan pemekaran yang telah disampaikan kepada DPRD Minahasa beberapa tahun lalu.

“Tentunya dalam pertemuan nanti akan membicarakan soal kelengkapan persyaratan administrasi harus disiapkan dan dilengkapi,” ungkap Palar yang juga anggota DPRD Minahasa.

Seperti diketahui bahwa Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya dalam dengar pendapat dengan anggota DPR RI  Desember lalu mengatakan ada 337 usulan pembentukan DOB.

Usulan itu beragam dari tingkat propinsi kabupaten dan kota. Sebanyak 42 usulan propinsi, 248 kabupaten, 36 kota, 6 daerah istimewa dan 5 DOB untuk otonomi khusus.

Di Sulut sesuai catatan yang ada, usulan propinsi Bolmong Raya, Sangihe, kota Langowan,  kabupaten Minahasa Barat dan Minahasa Tengah. (Adi Palit)

Artikel ini telah dibaca 1,603 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Roger Mamesah : Pilhut Adalah Pesta Demokrasi, Mari Kita Laksanakan Dengan Menjaga Kamtibmas

7 Mei 2026 - 07:16 WITA

Siapkan Program Unggulan, Kristy Mantap Melangkah di Pilhut Desa Walantakan Langowan Utara

4 Mei 2026 - 14:23 WITA

Pertemuan Dengan Warga Koha Batal Wenny Lumentut : Saya Tidak Ingin Mendahului

22 April 2026 - 19:45 WITA

Warga Koha Batalkan Pertemuan, Wenny Lumentut : Saya Tidak Ingin Mendahului

22 April 2026 - 19:26 WITA

Wenny Lumentut : Lahan Yang Dipersoalkan Adalah Lahan Perkebunan Bukan Hutan Lindung

22 April 2026 - 15:59 WITA

Bulan Juli Pelayanan Kesehatan RSUD Sam Ratulangi Dipusatkan di Tounsaru Tondano Selatan

13 April 2026 - 23:09 WITA

Trending di Minahasa