MINAHASA, Sulutnews.com – Potensi kerusakan lingkungan khususnya sumber mata air disekitar lokasi pembangunan objek wisata paralayang di Desa Agotey, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, terus disuarahkan masyarakat setempat berkaitan dengan kekhawatiran masyarakat terhadap potensi kerusakan lingkungan, saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan pertemuan tersebut, Wenny Lumentut mengatakan pertemuan tersebut ditiadakan.
“Pertemuan hari Jumat ditiadakan,” tegas WL lewat pesan yang diterima oleh media ini, Rabu (22/4/26) sore.
Sementara itu Reki menginformasikan bahwa pertemuan hari Jumat ditiadakan saat ini APH dan Perintah sementara turun lapangan funa mengambil data.”Saya tidak ingin memdahului, karena sementara siambil data,’ ungkap Reki
Dalam vidio ada komunikasi antara pengusaha dengan warga setempat dan informasi tersebut telah dikonfirmasi oleh kepolisian sektor Pineleng, bahwa akan diadakan pertemuan pada Jumat antara pemilik lajan Wenny Lumentut dengan masyarakst bersama pihak terkait.(josh tinungki)







