Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Kepolisian · 17 Jun 2024 07:47 WITA ·

Viral Kisah Sedih Fahri, Ayah Meninggal Saat Proses Seleksi Polri


Viral Kisah Sedih Fahri, Ayah Meninggal Saat Proses Seleksi Polri Perbesar

SulutNews.com, Sulut – Viral kisah sedih seorang Calon Siswa (Casis) Tamtama Polri di Kepolisian Daerah (Polda Sulut) karena Ayahnya meninggal saat proses Seleksi berlangsung. Ialah Fahri Potabuga yang mendapat kabar tak baik saat menjalani serangkaian Tes Jasmani.

Video dalam Akun TikTok RoSdmPoldaSulut, ditampilkan saat Fahri yang diberitahu setelah menyelesaikan Tes Renang. Dia dihampiri seorang Panitia Seleksi untuk diajak berbicara sebelum menyampaikan kabar meninggalnya Ayah Fahri.

Panitia Seleksi tersebut awalnya mengajak Fahri berbicara dengan menanyakan motivasi mengikuti Seleksi Tamtama dan latar belakang Keluarganya. Dia mengaku, hanya dari Keluarga Biasa.

“Ini da bawa pa ngana di sini untuk mo kase tahu…ngana pe papa so meninggal,” ujar panitia seleksi tersebut.

“Siap, belum diperintahkan,” ucap Fahri.

Panitia Seleksi tersebut akhirnya kembali menekankan kalimatnya bahwa Ayahnya meninggal. Oleh karena itu, Panitia Seleksi sengaja mendahulukan urutan Tes dan Pemeriksaan Fahri, agar Casis asal pengiriman Polres Kotamobagu ini dapat pulang lebih cepat kerumahnya.

Jadi, makanya torang dari Panitia bekeng ngana duluan samua. Nanti ke Antropometri ngana duluan,” jelas Panitia Seleksi tersebut.

Fahri pun menangis sambil menutup Wajahnya dengan kaos yang dikenakannya. Namun, Dia memastikan masih akan terus kuat melewati cobaan ini.

“Ngana kuat neh,” ujar Panitia Seleksi tersebut.

“Siap, Komandan,” jawab Fahri.

Fahri akhirnya menyelesaikan Pemeriksaan Antropometri dengan mata yang berkaca-kaca. Dia juga pulang diantar oleh Tim dari Biro SDM Polda Sulut kerumahnya di Desa Lobong, Kotamobagu.

Sesampainya di Rumah, Fahri disambut Saudara-saudara yang berusaha menenangkannya. Fahri terus menangis sambil menunduk hingga memeluk Sang Nenek.  (*/Muh.Irwansyah)

Artikel ini telah dibaca 1,042 kali

Baca Lainnya

Amankan Ratusan Kaleng CN Ilegal di Mitra, Polisi Diminta Ungkap Pemasok dan Pengedar Hingga ke BMR

2 Mei 2026 - 19:47 WITA

Tok! Sekarang, Anggota Polres Kotamobagu Tak Boleh Live Streaming!

30 April 2026 - 14:56 WITA

Pusat Studi Kepolisian Polda Sulut Gelar FGD Implementasi Penerapan UU KUHP dan KUHAP Baru

30 April 2026 - 07:35 WITA

Ternyata Dugaan 303 Itu Judi: Ada di Pameran HUT ke-24 Rote

27 April 2026 - 23:55 WITA

Kebenaran Terungkap: Mus Frans Mandato Bebas Murni, Kebohongan PT Bo’a Development Terbongkar

22 April 2026 - 16:17 WITA

Albert Kuhon Turun Tangan Siap Bela Panitia SC Konferensi PWI Sulut yang Dilaporkan ke Polisi

16 April 2026 - 14:52 WITA

Trending di Hukrim