Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

NTT · 1 Mei 2025 21:25 WITA ·

Tragedi Laut Fuafuni: Satu Selamat, Satu Tewas Dihantam Ombak Besar


Tragedi Laut Fuafuni: Satu Selamat, Satu Tewas Dihantam Ombak Besar Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Tragedi Tenggelamnya Sampan di Perairan Desa Fuafuni, Rote Barat Daya Pada Kamis, 1 Mei 2025, sebuah tragedi menimpa dua nelayan warga Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya.

Cuaca buruk yang disertai hujan dan angin kencang di perairan Desa Fuafuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, telah menelan korban jiwa. Sebuah sampan fiber yang ditumpangi dua warga setempat dihantam ombak besar, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya selamat.

Kepala Desa Fuafuni, Nitanel Pandie, membenarkan insiden tragis ini saat dihubungi media melalui telepon pada Kamis sore. Ia menceritakan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WITA pagi tadi ketika dua warga Desa Fuafuni, Jakob Siokh dan Anderias Boak, pergi melaut untuk memasang pukat.

“Sekitar jam 11.00 siang, saat mereka hendak kembali ke darat, tiba-tiba ombak besar disertai angin kencang menghantam sampan mereka di tengah laut,” ujar Nitanel Pandie.

Keduanya sempat berusaha berenang menuju daratan, namun di tengah perjalanan, hantaman ombak kembali terjadi. Jakob Siokh, yang tidak mahir berenang, sempat ditolong oleh rekannya, Anderias Boak. Namun, saat keduanya hampir mencapai daratan, ombak besar memisahkan mereka. Jakob terlepas dari pegangan Anderias dan terseret arus.

Anderias akhirnya berhasil mencapai pantai dalam keadaan lemas. Ia ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar pantai dan langsung diberi pertolongan warga. Setelah sadar, Anderias menceritakan bahwa temannya hilang terbawa ombak.

Kepala Desa Fuafuni bersama Sekretaris Desa, Tim SAR, Lanal Pulau Rote, Kapolsek Rote Barat Daya, serta BPBD segera melakukan pencarian. Beberapa jam kemudian, korban Jakob Siokh ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di tengah-tengah pohon mangrove.

“Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di sekitar hutan mangrove oleh tim gabungan,” ujar Nitanel Pandie dengan nada sedih.

Jakob Siokh merupakan warga Dusun Lodokoen, RT 2 RW 1, Desa Fuafuni. Kejadian ini menambah daftar panjang korban laut di musim cuaca ekstrem yang belum mereda di wilayah Rote Ndao.

Reporter: Dance Henuk

Artikel ini telah dibaca 1,610 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional