Rote Ndao,Sulutnews.com – Rematch Perserond Rote Ndao dan Persami Maumere di babak 16 berlangsung seru di Lapangan Cristian Nehemia Dillak, Kamis (24/8) pagi.
Dari Tim Perserond Tim tuan rumah ini membayar Lunas tuntas dengan skor 3-2. Hasil ini sekaligus membalas dendam pada babak penyisihan ketika Persama Maumere menang telak 3-0.
Dengan demikian Perserond Rote Ndao melangkah ke babak 8 besar. Sementara Persami Maumere harus kabas pakayan dan angkat koper pergi .
Dalam waktu 18 menit, Perserond Rote Ndao tunjukkan superioritas dengan Tiga gol cepat tersebut membuat Persami Maumere susah payah mengembangkanpermainan.
Serangan balik Perserond Rote Ndao pada menit ke-8, berujung pelanggaran di luar kotak pinalti. Feri Febriansyah dengan cermat mengeksekusi tendangan bebas, tidak bisa diantisipasi penjaga gawang Oktavianus Ronaldo Page.
Suasana pertandingan Peraami Maumere dan Perserond Rote Ndao di Lapangan Cristian Nehemia Dillak, Kamis (24/8)
Di Lapangan Cristian Nehemia Dillak yang dipadati kurang lebih DUA PULUH RIBU penonton yang didominasi pendukung tim tuan rumah, spontan bergemuruh.
Striker jangkung ini kembali mengangkat moral bertanding rekan-rekannya pada menit ke11. Bola tendangan penjuru dari sektor kiri pertahanan Persami Maumere, disambut dengan sundulan keras.
Tekanan Perserond Rote Ndao semakin tidak tertahankan. Erik Lapaan melepas tendangan datar keras, lagi-lagi memaksa Oktavianus Ronaldo Page untuk ketiga kalinya memungut bola dari gawang.
Ronaldus Yovandi Sambi dan kawan-kawan butuh waktu untuk mengejar ketertinggalan. Setelah tekanan silih berganti, akhirnya Persami Maumere mendapatkan tendangan pinalti.
Rahman Abubakar dipercayakan menjadi algojo. Tendangannya terukur, berhasil memperdaya penjaga gawang Petrus Muga Sada.

Pertandingan berlangsung keras
Memasuki babak kedua, Persami Maumere terus menekan tim tuan rumah. Pertahanan Perserond Rote Ndao mulai longgar.
Rudi Bekalani, Erik Lapaan, Leonarsus Leburaya, dan Indra Motong berjuang keras menghalau bola yang mendekati gawang.
Jainal Muhamad menghidupkan semangat Laskar Nian Tana. Pada menit ke-70 dia memanfaatkan umpan matang dari sektor kanan. Sundulan kerasnya membuahkan gol.
Sisa 20 menit terakhir pertandingan berlangsung panas. Anak-anak Perserond Rote Ndao yang sudah mulai kehabisan stamina, sering kali sengaja mengulur-ukur waktu. Bahkan penjaga gawang Petrus Muga Sada diganjar kartu kuning karena memperlambat bola tendangan kiper.
Anak-anak Persami Maumere ikut terprovokasi dengan ulah pemain Perserond Rote Ndao. Tidak jarang terjadi bodycharge dan kontak fisik antarpemain yang memprovokasi suasana pertandingan.
Edson Rodja, pengatur serangan Persami Maumere menyebut tiga gol cepat Perserond Rote Ndao membuat anak-anak Persami Maumere bermain agak pincang – pincang
Legend Persami Maumere ini menyampaikan permintaan maaf kepada publik Kabupaten Sikka karena mereka gagal melangkah ke babak berikut.
Sementara itu di Lapangan Paulina Haning-Bullu, Persim Manggarai masih mengamankan posisi, dengan menghempaskan Persap Alor 2-0.
Reporter : Dance henukh







