Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 3 Des 2025 17:48 WITA ·

SiHero Jadi Senjata Baru Sitaro Atasi Anemia Remaja Putri


Tampilan awal aplikasi SiHero Perbesar

Tampilan awal aplikasi SiHero

Sitaro.sulut.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri melalui pemanfaatan Aplikasi SiHero (Sistem Informasi Pemberian Tablet Tambah Darah Remaja Puteri). Aplikasi tersebut menjadi salah satu inovasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sitaro untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Sitaro, Evita Janis, mengatakan aplikasi SiHero dirancang sebagai sistem monitoring terintegrasi untuk memantau konsumsi TTD secara rutin oleh remaja putri.

“Hulu stunting itu ada pada remaja putri. Aplikasi SiHero menjadi alat yang membantu pengawasan konsumsi tablet tambah darah agar lebih efektif,” ujar Janis.

Ia menjelaskan, pemantauan TTD sebelumnya dilakukan secara manual oleh Puskesmas. Dengan hadirnya aplikasi Si Hero, seluruh data penerima TTD, baik yang berasal dari sekolah maupun kampung, akan tercatat by name by address dan dapat dilacak oleh Puskesmas wilayah.

Menurut dia, aplikasi tersebut melibatkan kolaborasi lintas perangkat daerah, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas P3AP2KB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta pemerintah kampung, untuk memastikan pengawasan berjalan secara terpadu.

Janis menyampaikan, konsumsi TTD penting untuk mencegah anemia pada remaja putri, meningkatkan cadangan zat besi, serta mendukung tumbuh kembang fisik dan kognitif. Ia menambahkan bahwa remaja putri dianjurkan mengonsumsi satu tablet TTD per minggu disertai pola makan bergizi seimbang.

Ia menegaskan, pencegahan anemia sejak remaja berperan penting dalam menekan risiko stunting pada generasi berikutnya. Pemkab Sitaro, kata Janis, akan terus mengembangkan aplikasi Si Hero agar menjadi instrumen utama dalam pemantauan gizi remaja di daerah tersebut.

“Dengan Si Hero, pengawasan menjadi lebih cepat, terarah, dan akurat,” tutup Janis.

 

Artikel ini telah dibaca 953 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dentuman Disertai Erupsi Kecil Gunung Karangetang, BPBD Sitaro Imbau Warga Tetap Waspada

12 Juli 2026 - 21:36 WITA

Pemkab Sitaro Perkuat Validitas Data Sosial, Dana Duka dan BPJS Ketenagakerjaan Ikut Dibahas

10 Juli 2026 - 21:08 WITA

Plt Bupati Sitaro Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD

10 Juli 2026 - 20:41 WITA

Plt Bupati Sitaro Minta Lima Plt Kepala OPD Bergerak Cepat Layani Masyarakat

9 Juli 2026 - 23:21 WITA

Banmus DPRD Sitaro Tetapkan Jadwal Paripurna APBD 2025, Moghtar Kaudis Dilantik sebagai Ketua DPRD 11 Juli

8 Juli 2026 - 21:09 WITA

DPRD Sitaro Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Seluruh Fraksi Sepakat Lanjut

8 Juli 2026 - 09:28 WITA

Trending di Sitaro