Sitaro.sulutnews.com – Ajang sepak bola Bupati Cup yang kini berlangsung di Lapangan Sepak Bola Ake Simbeka, Kecamatan Siau Timur, semakin semarak dengan kehadiran sejumlah klub yang bersaing memperebutkan gelar juara.
Salah satu sosok yang cukup mencuri perhatian dalam kompetisi tersebut adalah Sony Maringka, Sekretaris Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), yang tampil sebagai manajer bagi empat klub sepak bola sekaligus.
Keikutsertaan empat klub di bawah manajemen Sony Maringka menjadi warna tersendiri dalam perhelatan Bupati Cup. Bukan semata soal persaingan di lapangan, kehadiran klub-klub tersebut juga menjadi bagian dari upaya ikut menyukseskan dan memeriahkan kompetisi sepak bola yang mempertemukan talenta-talenta dari berbagai wilayah di Sitaro.
Sony mengatakan, keputusannya melibatkan empat klub dalam ajang tersebut didasari keinginan untuk memberikan ruang bagi para pemain muda maupun pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Saya sebagai manager club sepak bola, tentunya ingin ikut mengambil bagian dalam memeriahkan ajang Bupati Cup ini. Bagi kami, yang paling penting bukan soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita memberikan kesempatan kepada para pemain untuk menunjukkan kemampuan dan menjadikan kompetisi ini sebagai ajang untuk mengembangkan bakat mereka,” ujar dia, sabtu, 29/08/2026.
Menurutnya, kompetisi seperti Bupati Cup memiliki arti penting bagi perkembangan sepak bola di daerah. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, pertandingan juga dapat menjadi wadah untuk mencari bibit-bibit pemain yang memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh.
“Kami ingin kompetisi ini berjalan meriah, sportif dan bisa dinikmati masyarakat. Empat klub yang kami bawa juga kami harapkan dapat memberikan pertandingan yang menarik. Menang tentu menjadi target, tetapi sportivitas dan semangat kebersamaan harus tetap menjadi yang utama,” katanya.
Bupati Cup yang dipusatkan di Lapangan Ake Simbeka sendiri mendapat perhatian masyarakat. Pertandingan tersebut menjadi tontonan bagi pecinta sepak bola sekaligus menjadi ruang berkumpulnya masyarakat dan menghidupkan kembali gairah sepak bola di Sitaro.
Sony berharap ajang tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi semata, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola Sitaro secara berkelanjutan.
“Mudah-mudahan dari kompetisi ini akan lahir pemain-pemain yang nantinya bisa membawa nama Sitaro lebih jauh. Kita punya banyak anak muda yang memiliki bakat, tinggal bagaimana mereka diberikan ruang, dibina dan terus mendapat kesempatan untuk bermain,” pungkasnya.




