Minahasa, Sulutnews.com – Pelaksanaan Pemilihan Hukum Tua ( Pilhut/Pilkades) serentak di 129 Desa di Kabupaten Minahasa yang diikuti 358 calon Kepala Desa pada Rabu (17/6/26) sudah selesai berjalan baik dan lancar serta aman.
” Ya kita bersyukur Pilhut sudah berjalan baik dan hasilnya yakni nama nama hukum tua terpilih sudah dilaporkan di Pemkab Minahasa” ujar Sekda Kabupaten Minahasa Dr Lynda Wantania SE.M.Si kepada wartawan Sulutnews.com Kamis (18/6/26) lewat telepon.
Pilhut serentak sudah dilaksanakan Rabu 17 Juni 2026 di 129 Desa pada 22 Kecamatan yang dimulai jam 07.00 wita hinga pada sore hari bahkan hinga Kamis 18 Juni dinihari proses perhitungan suara dibeberapa Desa yang pemilih banyak.
Pilhut dipantau langsung Bupati Dr Robby Dondokambey SS.MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundayang SS, Sekda Lynda Wantania, Dinas PMD serta dari Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) termasuk Kejaksaan dan Dekan FISIP Unsrat Dr Ferry Liando S IP .M Si serta sekitar 300 mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan dan Politik Sarjana S1, FISIP dan S2 Pasca Sarjana Unsrat.
Menurut Sekda Lynda Wantania dalam proses Pilhut ada masalah masalah kecil . Namun sejauh ini dapat diatasi dan diselesaikan oleh panitia Pilhut di Desa” Kata Lynda Wantania.
Terkait waktu pelantilkan Kepala Desa yang sudah terpilih, Sekda Wantania mengatakan, itu secepatnya akan dilakukan sesudah status clear and clean dalam waktu yang tidak terlalu lama ” Kita tunggu saja kebijakan Bapak Bupati Minahasa dan Ibu Wabuti Minahasa” katanya.
Pastisipasi Pemilih 95 Persen
Sementara itu pengamat Pemerintahan Desa yang juga tim pemantau dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat Dr Welly Waworundeng M.Si kepada wartawan Sulutnews.com Kamis (18/6/26) mengatakan, dari pemantauan dalam Pilhut dibeberapa Desa berjalan lancar aman tertib dan demokratis.
Tidak ada temuan dilapangan masalah berat. Ada masalah kecil yang langsung diatasi dan itu biasa terjadi.

Foto – Tim Pemantau Pilhut dari Dosen dan Mahasiswa FISIP Unsrat Manado di TPS di Kantor Desa Kamangta
Menurut Welly partisipasi pemilih cukup tinggi sekitar 95 persen lebih masyarakat yang sudah ada dalam daftar pemilih tetap ( DPT) yang datang ke – Tempat Pemungutan Suara ( TPS).” Ini luar biasa partisipasi masyarakat cukup tingi. Yang tidak hadir itu umumnya pemilih dalam DPT tetapi bekerja diluar daerah” ujarnya.
Dikatakan juga peran dan bantuan masyarakat cukup baik dalam pemasangan tenda dan kebutuhan lain di TPS karena dana pemerintah belum cair semua
300 Mahasiswa Turut Memantau
Dalam bagian lain Welly Waworundeng yang juga Koordinator Program Studi Pemerintahan di Pasca Unsrat itu mengatakan, dalam Pilhut ada 300 mahasiswa S1 dan S2 Program Studi Pemerintahan dan Politik hadir memamtau bersama Dekan FISIP Unsrat Dr Ferry Lyando S.IP.M.Si dan tim. Dilapangan Pilhut masih berlangsung hinga Kamis 18 Juni dinihari itu terjadi karena jumlah pemilih diatas 1.000 hinga 2.000 sementara TPS hanya satu sehinga terjadi antrean panjang. Ini harus menjadi evaluasi bagi Kabupaten lain yang akan melaksanakan Pilhut untuk ditambah TPS bila pemilih diatas 1.000 hinga 2.000 agar tidak sampai malam atau dinihari.

Foto – Mahasiswa FISIP Unsrat TPS di Desa Tonsea Lama Minahasa
Sementara pantauan wartawan Sulutnews.com dalam Pilhut dibeberapa Desa di Kecamatan Tombulu berjalan lancar seperti di Desa Kamangta , Desa Tikela dan Desa Sawangan. Susana damai dan gembira meski sempat dilanda hujan deras.
Di Desa Sawangan perhitugan suara hinga tengah malam dilapangan sepak bola terpilih Jbu Martha Ekram. Sementara di Desa Kamangta hinga jam 24.00 wita baru selesai perhitungan yang ungul Teddy Wewengkang.
Panitia pelaksana Pilhut di Desa Kamangta Noldie Mandagie S.Pd.MM bersyukur sudah selesai Pilhut dan berjalan lancar di Balai Desa. Saat perhitungan ratusan pendukung empat calon berbaur mendengar perhitungan suara.
Pilhut diakhiri dengan Doa penutup dan berjabat tangan yang menang dan kalah serta pendukung. (Fanny)






