Minahasa,Sulutnews.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah menindaklanjuti informasi yang beredar di ruang publik terkait pelayanan penyaluran Biosolar di SPBU 74.956.04 Sonder, Kabupaten Minahasa. Sebagai wujud komitmen menjaga penyaluran BBM bersubsidi sesuai peraturan perundang-undangan, tim Pertamina segera melakukan peninjauan langsung, pengecekan, dan evaluasi menyeluruh terhadap operasional SPBU tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya temuan pada penyaluran yang memerlukan perbaikan dan pembinaan agar kembali berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Oleh karena itu, Pertamina mengambil langkah tegas berupa penghentian sementara penyaluran Biosolar di SPBU tersebut hingga seluruh proses pembinaan dan perbaikan operasional dinyatakan selesai dan memenuhi standar.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga akuntabilitas, ketepatan sasaran, serta kualitas layanan penyaluran energi bagi masyarakat. Pertamina senantiasa melakukan pemantauan berkala terhadap seluruh titik penyalur guna memastikan setiap tetes BBM bersubsidi tersalurkan sesuai peruntukan dan aturan yang berlaku.
Pasokan Tetap Terjamin di Lokasi Alternatif
Selama masa pembinaan berlangsung, kebutuhan masyarakat akan Biosolar tetap terpenuhi. Pertamina telah mengalihkan pelayanan ke dua SPBU terdekat, yaitu:
- SPBU 74.956.17 Kawangkoan
- SPBU 74.953.13 Walian
Ketersediaan stok di kedua lokasi tersebut terus dipantau secara ketat guna menjamin kelancaran pelayanan.
Sales Branch Manager Sulutgo II Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan bahwa pembinaan merupakan mekanisme pengawasan rutin yang dilakukan untuk memastikan tata kelola penyaluran tetap terjaga dengan baik.
“Kami berkomitmen penuh agar penyaluran BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan. Setiap hasil temuan akan segera ditindaklanjuti dengan pembinaan yang bertujuan memperbaiki sistem sekaligus menjamin keandalan pasokan bagi masyarakat,” ujarnya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperkuat secara menyeluruh.
“Kami terus memperketat pengawasan dan evaluasi sebagai wujud transparansi dan tanggung jawab kami. Kami juga terus berkoordinasi erat dengan seluruh mitra penyalur agar pelayanan kepada masyarakat senantiasa berjalan optimal dan tepat sasaran,” tegas Lilik.
Pertamina memastikan stok Biosolar di wilayah sekitar aman dan mencukupi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan menggunakan BBM bersubsidi sesuai peruntukannya demi keberlanjutan pasokan bagi seluruh masyarakat.(Merson)





