Menu

Mode Gelap
Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu Bagikan Telur Susu Bicuit Di Desa Kolobolon Presiden Jokowi Didampingi Gubernur Sulut Olly Dondokambey Resmikan Bendungan Lolak di Kabupaten Bolmong Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon

Hukrim · 8 Feb 2023 10:57 WIB ·

Polres Minsel Tangkap 2 Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Pertalite


 Polres Minsel Tangkap 2 Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Pertalite Perbesar

MANADO,SULUTNEWS COM – Satuan Reskrim Polres Minsel mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite yang terjadi Kecamatan Amurang Barat, Kamis (2/2/2023) sekitar pukul 02.00 Wita.

Kabid Humas Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Jules Abraham Abast, kepada Media ini di konfirmasi,  membenarkan hal tersebut.

“Berdasarkan informasi dari Satreskrim Polres Minsel, telah diungkap kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kecamatan Amurang Barat. Polisi telah mengamankan 2 orang terduga pelaku, yaitu pria inisial VM (21) dan perempuan inisial IR (28), keduanya warga Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minsel,” terangnya, Rabu (8/2/2023).

Adapun modus kedua terduga pelaku, yaitu BBM jenis pertalite ditampung dalam galon dari salah satu SPBU, kemudian dijual kembali.

“Hal itu dilakukan secara berulang-ulang, diangkut dengan menggunakan kendaraan mobil pick up, untuk dijual kembali dengan tujuan meraup keuntungan,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Barang bukti yang diamankan yaitu 1 unit kendaraan Daihatsu pick up beserta STNK dan kuncinya, dan 45 galon berukuran 35 liter berisi BBM jenis pertalite. “Jadi total barang bukti BBM jenis pertalite yang diamankan sebanyak 1.507 liter,” lanjutnya.

Saat ini kedua terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Satreskrim Polres Minsel.

“Terduga pelaku diancam dengan pasal 55 UU RI nomor 22 tahun 2001 tentang Migas sebagaimana telah diubah dalam pasal 40 angka 9 Perppu RI nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp. 60 milyar,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 2,912 kali

Baca Lainnya

Peduli Bencana Alam Kota Bitung, PKB GMIM Rayon Manado Salurkan Bantuan

12 April 2024 - 21:19 WIB

Hari Kedua Lebaran 2024, Malonds, Mewoh dan Linu Hadiri Open House Kediaman Zulkifli Densi

12 April 2024 - 05:51 WIB

Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Wakhyono Bersama Masyarakat Sulut Sholat Idul Fitri 1445 H

10 April 2024 - 20:41 WIB

Panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Enjeka Ferronusa

10 April 2024 - 09:43 WIB

Bawaslu RI Gelar Rakor Organisasi Pengawas Pemilu bagi Stakeholder di Minsel

9 April 2024 - 00:33 WIB

Jelang Idul Fitri 1445 H, Kapolda dan PJU Sambangi 5 Pos Pengamanan Hari Raya di Kota Manado

8 April 2024 - 23:34 WIB

Trending di Kepolisian