Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Ekonomi · 15 Jul 2026 23:03 WITA ·

Sinergi DJPb dan UNSRAT Ungkap Dampak Hilirisasi serta Paradoks yang Perlu Diatasi demi Transformasi Ekonomi Sulut


Sinergi DJPb dan UNSRAT Ungkap Dampak Hilirisasi serta Paradoks yang Perlu Diatasi demi Transformasi Ekonomi Sulut Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Utara bersama Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) hari ini menyelenggarakan Diseminasi Hasil Penelitian Bersama (Joint Riset) bertema “Hilirisasi Industri dan Dampaknya terhadap Penerimaan Daerah, Penyerapan Tenaga Kerja, serta Transformasi Ekonomi Regional di Provinsi Sulawesi Utara” di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSRAT, Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara Kanwil DJPb Sulawesi Utara, Balai Diklat Keuangan (BDK) Manado, dan akademisi UNSRAT, guna menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data dan bukti nyata untuk mendukung pembangunan daerah.

Saat sebagai keynote speech, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Utara Wahyu Prihantoro menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi contoh nyata sinergi pemerintah dan perguruan tinggi. “Pembangunan ekonomi daerah memerlukan dukungan riset yang mampu mengidentifikasi tantangan dan peluang secara objektif, sehingga arah kebijakan dapat disusun lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran” ujarnya.

Temuan Utama Penelitian

Hasil penelitian bersama yang dipresentasikan menunjukkan bahwa hilirisasi industri memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap transformasi ekonomi Sulawesi Utara. Kebijakan ini terbukti mendorong pergeseran struktur ekonomi dari sektor berbasis komoditas primer menuju sektor manufaktur dan industri bernilai tambah, selaras dengan visi RPJPD Sulawesi Utara 2025–2045.

Namun, penelitian juga menemukan fenomena yang disebut sebagai “paradoks mediasi”:

  1. Meskipun hilirisasi meningkatkan penyerapan tenaga kerja, hal ini belum diimbangi dengan peningkatan kualitas dan keterampilan tenaga kerja lokal yang sesuai kebutuhan industri, sehingga kontribusinya terhadap transformasi ekonomi menjadi kurang optimal.
  2. Peningkatan penerimaan daerah akibat aktivitas hilirisasi juga belum mampu mendorong transformasi secara signifikan, dipengaruhi oleh rantai pasok lokal yang belum kuat, kebocoran manfaat ekonomi ke luar daerah, serta perlunya peningkatan efektivitas tata kelola fiskal dan belanja modal.

Rekomendasi Strategis

Berdasarkan temuan tersebut, tim peneliti merekomendasikan tiga langkah prioritas:

  1. Reformasi pendidikan vokasional dan pelatihan kerja agar selaras dengan kebutuhan industri modern.
  2. Penguatan rantai pasok lokal dan ekosistem UMKM agar nilai tambah ekonomi tetap berputar di dalam daerah.
  3. Peningkatan efisiensi administrasi perpajakan daerah serta optimalisasi belanja modal untuk infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia.

Tanggapan Pemerintah Daerah

Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara Elvira M. Katuuk menyambut baik hasil kajian ini dan menyatakan sejalan dengan arah RPJMD 2025–2029 yang memprioritaskan hilirisasi sumber daya alam, konektivitas, dan daya saing ekonomi.

“Masukan dari hasil kajian ini sangat relevan dan akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan Perubahan RPJMD Provinsi Sulawesi Utara. Kami ingin kebijakan pembangunan semakin berbasis data, adaptif, dan mampu memastikan manfaat hilirisasi dirasakan secara merata di seluruh wilayah,” tegas Elvira.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,087 kali

Baca Lainnya

Wilayah Tempat Tinggal Terancam, Warga Makawidei Berorasi di Kantor DPRD Suiut

16 Juli 2026 - 10:20 WITA

DPRD Sulawesi Utara Tetapkan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dan Penyampaian Ranperda Tentang Penanggulangan Kejadian Luar Biasa dan Wabah Penyakit Menular

15 Juli 2026 - 10:50 WITA

Unsrat Akan Umumkan Hasil Ujian Ribuan Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Rabu 15 Juli 2026

14 Juli 2026 - 22:09 WITA

Angelia Regina Wenas : Fraksi Demokrat Setuju Ranperda Penanggulangan KLB dan Wabah Penyakit Menular

14 Juli 2026 - 21:34 WITA

Anggota DPRD Sulut Irene Golda Pinontoan Beri Apresiasi Kota Manado di HUT ke 403 Tahun

14 Juli 2026 - 20:36 WITA

Pertamina Pastikan Penyaluran BBM Biosolar di Manado Berjalan Optimal Sesuai Ketentuan

14 Juli 2026 - 17:22 WITA

Trending di Manado